Jumat, 04 Desember 2020

Objek Wisata Goa Batu Gelap Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Desa Separi


    Rencana Pemerintah Desa Separi membuka untuk umum objek wisata Goa Batu Gelap sebagai destinasi wisata unggulan di Tenggarong Seberang yang terletak di Desa Sukamaju di sambut gembira oleh berbagai pihak terutama para traveler dan warga pada umumnya terlebih bagi saya sendiri. Karena dengan dibukanya objek wisata Goa Batu Gelap ini kita akan memiliki alternatif baru destinasi atau tujuan wisata khususnya wisata alam yang sarat akan nilai-nilai sejarah yakni sejarah asal usul terbentuknya Desa Separi yang bermula dari sini ( Goa Batu Gelap ).

Dengan dibukanya objek wisata Goa Batu Gelap ini kita berharap bisa meningkatkan sektor ekonomi warga di dua Desa  yang berada di sekitar objek wisata Goa Batu Gelap, kedua Desa tersebut yakni Desa Sukamaju dan Desa Separi. Kedepannya Goa Batu Gelap ini juga akan di koneksikan dengan Waduk Separi yang sekarang sudah dalam mendesain bentuknya dan rencananya akan dijadikan tempat wisata juga, yang menurut Kepala Desa Separi bapak Sugianto, SH  waduk selain fungsi utamanya sebagai irigasi sektor pertanian di Desa Separi juga di dalamnya nanti akan ada taman dan spot-spot untuk memancing bagi para angler. Semoga rencana itu akan terealisasi tanpa hambatan, karena sebagai persiapan untuk mamasuki era pasca tambang, Separi khususnya perlu menyiapkan diri untuk tetap mandiri meski sektor tambang sudah tidak ada lagi di Separi, dengan cara menghidupkan serta membangun sektor wisata dan pertanian sehingga dari sini perekonomian Separi tetap bergairah. 

Senin, 14 Mei 2018

Pencanangan Kampung KB " GADING KENCANA "



    Plt Bupati Kutai Kartanegara, Edy Damansyah menghadiri acara Pencanangan Kampung KB di Jalan Batu Alam RT 2 Desa Separi Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu (12/5).

Pencanangan Kampung KB merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung terutama masyarakat di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil dan wilayah nelayan diselurah Tanah Air.

Dengan adanya program pencanangan kampung KB, diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang berada didesa-desa dan dusun-dusun di seluruh Indonesia.

    Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) merupakan salah satu program dari BKKBN yang diberi mandat untuk dapat turut mensukseskan agenda prioritas pembangunan (Nawacita), terutama pada agenda prioritas nomor lima yaitu “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia” melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

Diharapkan dengan adanya Kampung KB dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau desa melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mengwujudkan keluarga yang berkualitas.

Dalam sambutannya Edy Damansyah berpesan kepada masyarakat, petugas kesehatan dan aparatur desa, dengan adanya pencanangan kampung KB dapat terus digalakan. Terutama pada aparatur desa, begitu juga dari tenaga medisnya.

Dengan terus menggalakan KB, sambung Edy tentunya pemerintah memiliki harapan. Hal tersebut dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat baik itu di ruang lingkup pedesaan maupun perkotaan.

“Kenapa KB ini digalakan oleh pemerintah. Karena lajunya perkembangan penduduk sehingga negara di dunia mengalami kekhwatiran. Untuk itu bapak Presiden mencanangkan terbentuknya kampung KB ini,” terangnya.

Untuk itu, dirinya sangat berharap, dengan adanya kampung KB ini dapat dijalankan dengan serius. Tentunya dengan program yang telah ada.

“Kampung KB harus serius dijalankan. Karena dari Pemerintah cukup serius dalam menanganinya. Dan diharapakan program-program yang ada dapat berjalan,” terang Edy Damansyah. *Aw


Selasa, 10 Oktober 2017

Ditahan KPK, Bupati Rita Widyasari Tak Tempuh Praperadilan





    Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, melalui kuasa hukumnya, Novel El Farveisa, menyatakan, untuk saat ini tidak akan mengajukan praperadilan. "Kayaknya ikuti proses saja, tidak ikut praperadilan. Ikuti proses pokok perkara saja, jadi kami tidak sidang praperadilan," kata Novel usai mendampingi Rita di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2017.
Rita, yang menjadi tersangka korupsi penerimaan gratifikasi, diperiksa penyidik KPK terkait dengan pemberian izin perkebunan kelapa sawit. "Pemeriksaan masih awal-awal, seperti kronologi peristiwa, soal izin juga. Tadi ada 12 pertanyaanlah," kata Rita setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK.
Dalam penyidikan kasus ini, KPK juga memeriksa pemilik PT Citra Gading Asritama, Ichsan Suadi, sebagai saksi untuk tersangka Rita dalam kasus yang sama.
Ichsan juga diketahui sebagai terpidana kasus suap kepada Kepala Subdirektorat Kasasi Perdata Mahkamah Agung Andri Tristianto Sutrisna agar menunda pengiriman salinan putusan kasasi.
"Tadi, saksi tersebut memang kami hadirkan diperiksa untuk tersangka Rita. Sebelumnya, memang pernah kami proses juga dalam kasus lain, tetapi tidak terkait (dengan) kasus ini," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Jakarta.
Menurut Febri, penyidik mendalami posisi saksi Ichsan di perusahaan itu terkait dengan indikasi pemberian gratifikasi kepada tersangka Rita. Febri menjelaskan, Rita diduga menerima gratifikasi dari sejumlah pihak diduga terkait dengan proyek selama menjabat sebagai bupati. “Tidak terkait dengan kasus lama yang pernah dikenakan dengan saksi," ujarnya.
Febri menyatakan penyidik mencari tahu seberapa jauh saksi mengetahui indikasi pemberian gratifikasi atau pemberian sesuatu terhadap Rita Widyasari sebagai kepala daerah.
Sumber: https://nasional.tempo.co/read/1023675/ditahan-kpk-bupati-rita-widyasari-tak-tempuh-praperadilan

Senin, 07 Desember 2015

RITA-EDI Diprediksi Menang Telak Di Pilkada KUKAR




   
    Pasangan Rita Widyasari dan Edi Damansyah di prediksi bakal memenangkan Pilkada Kutai Kartanegara secara telak pada tanggal 9 Desember nanti. Prediksi tersebut di ungkap dalam rilis yang disampaikan Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP), salah satu anak perusahaan LSI Network kepada media pada hari Minggu, 6 Desember 2015.

Menurut Sunarto, pasangan Rita – Edi ini akan menang jauh di atas 3 kandidat yang lain. “Rita dan Edi di prediksi akan meraih suara antara 60-80%,” kata Sunarto Ciptoharjono, Direktur LSKP. Sunarto juga memprediksiki 3 kandidat yang ada hanya akan mengantongi suara kurang dari 20%.
Prediksi ini berdasarkan pada hasil survey terbaru yang dilakukan oleh LSKP pada akhir November 2015. Survei tersebut menggunakan sampel sebanyak 440 responden yang diambil secara acak dari DPT Kutai Kartanegara dengan metode Multistage Random Sampling (MRS). Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan responden dari seluruh kecamatan yang ada. Survei ini memiliki margin of error ± 4,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.

    Dalam penjelasannya, Sunarto menyebutkan bahwa kemenangan pasangan Rita – Edi karena popularitas dan tingkat kesukaan terhadap Rita yang unggul jauh dibanding kandidat lainnya. Popularitas Rita mencapai angka 93,7%. Sementara tingkat kesukaan kepada Rita mencapai 86,3%. Angka ini jauh melampaui kandidat yang lain. Selain popularitas dan tingkat kesukaan yang tinggi, persepsi masyakarat terhadap kinerja Rita selama menjadi Bupati juga dinilai bagus. Sebanyak 79.2% masyarakat merasa puas terhadap kinerja Rita sebagai Bupati. Hanya 9.1% yang menyatakan tidak puas. Masyarakat menilai Rita berhasil menjalankan program yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat seperti program Bedah Rumah, Beasiswa Gerbang Raja, Jamkesda, serta pembangunan infrastruktur.

Kepuasan terhadap Rita ini hamper merata diseluruh kecamatan, hingga diperkirakan pasangan Rita – Edi akan unggul di seluruh Kecamatan yang ada. “Hampir tidak mungkin terjadi migrasi suara yang signifikan, karena popularitas Rita yang terlampau tinggi.” Kata Sunarto. “Tantangan beberapa hari kedepannya adalah bagaimana mendorong partisipasi warga hingga angka golput dapat di tekan, sehingga kemenangan telak akan melegimitasi kemenangan Rita.” Tutupnya.

>>1News 
http://www.1news.id/2015/12/rita-edi-diprediksi-menang-telak-di-pilkada-kukar/

Biaya Pilkada KUKAR Paling Besar

Anggaran Pilkada se Kaltim Capai  Rp.437 Miliar
 
  

    Total biaya pelaksanaan pilkada di sembilan kabupaten dan kota di Kaltim mencapai Rp437 miliar. Dana besar ini  dialokasikan untuk Kesbang, KPU, Polres, Kodim, Panwaslu dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Data ini berdasarkan paparan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Kesbangpol Kaltim, Deni Sutrisno saat memaparkan peran pemerintah dalam memfasilitasi pilkada serentak, dalam acara Bakohumas beberapa waktu lalu. Dari total anggaran tersebut, Pemkab Kukar menjadi kabupaten yang paling banyak mengalokasikan dana pilkada, yakni mencapai Rp84.265.289.675, selanjutnya Pemkot Samarinda yang mengalokasikan Rp81.192.839.222, kemudian Pemkab Kutai Timur Rp70.737.413.710.

Sementara untuk Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) kabupaten pecahan Kutai Barat ini mengalokasikan Rp30.797.582.800 hanya untuk biaya KPU. Penyelenggara pilkada sudah menyatakan kesiapan pelaksanaan pilkada yang tersisa lima hari tersebut.
Komisioner KPU Bidang Sosialisasi, Viko Januardhy mengungkapkan, persiapan pilkada sangat lancar dan komisioner KPU Kaltim sedang gencar ke kabupaten dan kota melakukan supervisi. “Alhamdulillah sampai saat ini berjalan lancar. Kami juga lagi di daerah melakukan supervisi dan pemantauan,” katanya.

KPU saat ini, kata Viko, tengah memantau persiapan dan memastikan distribusi perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara ke tempat pemungutan suara (TPS). Sebab, logistik seperti surat suara, tinta dan lainnya sudah harus berada di TPS paling lambat 8 Desember ini.
Distribusi logistik ini, lanjut dia, harus secara melalui semua tahapan, seperti dari KPU Kabupaten Kota, kemudian ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), KPPS dan terakhir di TPS. “Kita berharap pilkada berjalan lancar dan kondusif,” terangnya.
Sementara tu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengatakan, persiapan Pilkada serentak 9 Desember mendatang hampir selesai. Ia memastikan, pengerahan personel hingga logistik sudah mencapai 61 persen.

“Situasi semakin membaik, mendekati 100 persen mulai dari personel, logistik, sampai distribusi mencapai 61 persen,” ujar Arief di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (4/12). Arief mengatakan, sampai hari ini, distribusi logistik ke daerah baru sampai ke tingkat kabupaten.
Menurut dia, masih ada sisa empat hari untuk mendistribusikannya ke kecamatan dan kelurahan hingga H-1 Pilkada serentak. “Tidak jadi masalah. Karena mengirim ke kecamatan hanya butuh 1 sampai 2 jam bisa dijangkau cepat,” kata Arief.

KPU nantinya akan memaparkan kesiapan Pilkada serentak di hadapan 12 petinggi partai politik, Kementerian Dalam Negeri, Polri, Badan Intelijen Negara, hingga sejumlah lembaga swadaya masyarakat. Paparan tersebut rencananya akan dilakukan pada 8 Desember 2015 di Hotel Borobudur, Jakarta.


>>Koran Kaltim
 http://www.korankaltim.com/biaya-pilkada-kukar-paling-besar/

Sabtu, 24 Oktober 2015

100 Personel Dikerahkan ke Bukit Soeharto


http://images1.rri.co.id/thumbs/berita_105921_800x600_Taman_Hutan_Raya_Bukit_Soeharto.jpg


    Sekitar tiga hari, yaitu dari tanggal 26, 27 dan 28 Oktober 2015, sebanyak 100 personel gabungan dari unsur Koramil, Muspika, Politeknik Unmul, BPBD Kukar, UPTD Pengelola Tahura Bukit Soeharto, Manggala Agni, BOSF, Balitek KSDA, PKHL dan Masyarakat Kukar, akan melakukan pemadaman secara massal kebakaran di daerah Bukit Soeharto.

    “Kurang lebih tiga hari, tim gabungan akan melakukan pemadaman beberapa titik api yang ada di Bukit Soeharto. Dari 100 personel yang diturunkan, sebannyak 12 unit mobil pemadan kebakaran kami kerahkan dengan kapasitas 3.000 liter dan 5.000 liter,” kata Kepala BPBD Kukar H Darmansyah, Jumat (23/1).

    Seperti diketahui, luasan lahan yang terbakar di Bukit Soeharto hingga saat ini mencapai ribuan hektare. Kebakaran lahan tersebut mengakibatkan kabut asap di Kaltim, khususnya di Kukar dan sekitarnta. Sehingga berstatus siaga 1 terhadap kabut asap.



http://www.wri.org/sites/default/files/styles/large/public/indonesian_fire_blog_featured_image.jpg?itok=YHQGcbYG



    Jika tidak dari saat ini kita memadamkan secara massal, tentu saja kebakaran lahan pasti akan meluas. Pastinya, kabut asap semakin tebal. Saat pelaksanaan nanti, jalur 25 kilometer dari Samboja dan 3 kilometer dari arah Muara Jawa, akan kami tutup sementara pelaksanaan pemadaman,”tegasnya.

    Pada kesempatan ini juga, dimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di Bukit Soeharto bisa pelan-pelan pada saat pelaksanaan, mengingat personel yang dikerahkan sangat besar dan sedikit menggangu aktifitas lalu lintas. Walau ada penjagaan, namun kesadaran masyarakatlah yang diharapkan.

    “Pastinya saat pelaksanaan aktifitas lalu lintas pasti akan terganggu, namun ini demi kebaikan bersama. Sehingga diharapkan, kesadaran bagi pengguna jalan bisa pelan-pelan saat melintas di daerah Bukit Soeharto,”pungkasnya.


Sumber:  http://www.korankaltim.com/100-personel-dikerahkan-ke-bukit-soeharto/





Jumat, 23 Oktober 2015

Ayus dan Siluq

https://c1.staticflickr.com/5/4069/4689736363_e3164f4bc0.jpg



   Pada zaman dahulu, hiduplah Ayus dan Siluuq. Keduanya merupakan kakak beradik. Ayus berjenis kelamin laki-laki dan Siluuq adalah perempuan. Ayus berwatak suka masuk hutan dan berburu, sedangkan Siluuq adalah seorang petugas ritual belian. 

   Ayus setiap hari pergi berburu, sedangkan Siluuq pergi mengobati orang meminta bantuannya dengan ritual belian.

   Pada suatu hari Ayus pergi ke hutan untuk berburu dengan membawa seeokor anjing  dan tombak.  Setibanya Ayus di dalam hutan, maka anjingnya dengan gesit mengejar dan menyalak binatang buruannya, yakni babi hutan. Suara anjing menyalak tersebut seakan memecahkan keheningan rimba belantara. Tidak susah bagi Ayus dan anjingnya untuk mendapatkan binatang buruan, karena anjingya itu sangat galak dan buas terhadap binatang buruan yang ditemuinya. Ayus juga memiliki keahlian untuk menangkap binatang buruannya. Setelah membunuh babi hutan itu, maka segera dibawanya pulang untuk secepatnya dimasak.

   Sesampainya di rumah, maka Ayus langsung mencincang daging babi tersebut, kemudian Ayus memerintahkan adiknya,  Siluuq untuk segera memasak daging babi tersebut. ”Siluuq …!”, kata Ayus memanggil adiknya. Tolong kamu masak daging babi ini … !.
  “Ah,  saya tidak bisa … , kamu saja yang memasak …!, jawab Siluuq tegas dan ketus.
Lantas Ayus menjawab lagi, “Lho … apa yang membuatmu tampak repot sekali …?
  Siluuq menjawab, “Saya harus segera datang ke tempat orang yang sakit, mereka baru saja datang ke mari minta bantuan saya untuk mengobati keluarganya yang sakit parah di rumahnya.” 

   Dengan agak jengkel Ayus menjawab i, “Setiap hari kerjamu itu-itu saja, pergi dan pergi terus, tidak pernah betah di rumah dan mengurus kegiatan di rumah kita ini.”
Namun Siluuq tetap pada pendiriannya, “Pokoknya kamu saja yang memasak daging babi hutan itu”.
    Perdebatan sengit tidak dapat terelakkan lagi antara Ayus dan adiknya. Setelah Siluuq mendengar kakaknya yang marah-marah, maka ia ingin segera pergi jauh-jauh dari kakaknya, tetapi kakaknya selalu tidak mengizinkan. Akhirnya Siluuq berkata kepada Ayus, “Kalau kamu marah-marah terus dengan saya, maka lebih baik saya pergi dari rumah ini, dan biarlah kita hidup dengan kesibukan pekerjaan kita masing-masing”. 

   Dengan perasaan marah sang kakak menjawab, “Tidak bisa … pokoknya kamu tidak bisa pergi … dari rumah kita ini”.
Karena tidak mau ribut, kali ini Siluuq membatalkan kepergiannya, dan mereka menjadi damai dan tidak bertengkar lagi. Sejak itu, apapun yang mereka kerjakan selalu bersama-sama, kalau kerjaan itu  menyangkut pekerjaan di rumah. Tanpa disadari oleh Siluuq dan Ayus bahwa kebiasaan-kebiasaan mereka kembali terulang, yaitu Ayus pergi berburu, sedangkan Siluuq pergi mengobati orang sakit.

  Di suatu pagi yang cerah, Ayus pergi berburu babi hutan yang merusak tanamannya di ladang malam tadi, dengan membawa satu ekor anjing dan sebuah tombak, sedangkan Siluuq ditinggalkannya sendirian di rumah. Dalam tempo yang tidak terlalu lama, Ayus sudah kembali dari hutan dan membawa pulang seekor babi. Sesampainya di rumah, maka disuruhnya Siluuq untuk memasak daging babi yang sudah dicincang di hutan tersebut. “Dik, panggil kakaknya, tolong kamu memasak daging babi hutan ini secepatnya, agar kita cepat makan dan tidak membusuk.” Tetapi apa yang terjadi, ternyata perintah kakaknya itu tidak digubris samasekali oleh Siluuq, bahkan dijawab dengan nada semakin menantang suruhan kakaknya itu kali ini. 

  Siluq menjawab, “Wah … tidak bisa kak …, karena saya buru-buru pergi mengobati orang yang sedang sakit keras. Tadi ada orang yang meminta bantuan saya.” Pokoknya kakak saja yang memasak, karena kakak tidak pergi kemana-mana lagi bukan ...?”
  Perdebatan kali ini juga membuat Siluuq benar-benar kesal mendengar kakaknya yang selalu marah kepadanya, sehingga membuat Siluuq semakin nekat untuk pergi dari rumahnya. Siluuq berkata,  “Pokoknya saya harus pergi dari rumah ini, karena saya sudah tidak betah tinggal di rumah ini.”
   Ayus mendengar omelan adiknya demikian, maka bertambah marah dan tetap melarang adiknya pergi dari rumah mereka. Ayus berkata, “Tidak bisa … sekali saya katakan tidak bisa,  ya tetap tidak bisa”, bentak Ayus kepada adiknya. 

   Siluq pun menjawah dengan tegas, “Biar kakak melarang saya untuk pergi, tapi saya tetap harus pergi. Ini demi kebaikan kita berdua, kalau kakak rindu kepada saya, maka kakak bisa saja pergi ke tempat saya.” 

   Meski telah ada penjelasan simpatik dari Siluuq tersebut, namun tetap saja Ayus melarang adiknya itu pergi, tapi Siluuq kali ini tidak menghiraukan lagi nasihat dari kakaknya.
   Di pagi hari yang cerah, sang mentari menerangi cakrawala, kicau burung seakan-akan mengiringi  kepergian Siluuq, sebab Siluuq memang benar-benar pergi dari rumah. Segala kebutuhan di perantauan termasuk ayam kesayangannya, tak luput dibawanya serta, dengan hanya memakai sebuah sampan, Siluuq  milir ke Bilukng Belau.

   Ayus sang kakak tetap tidak mengizinkan adiknya pergi, sehingga Ayus membuat batu penghalang di setiap sungai yang akan dilalui oleh Siluuq, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Begitu batu penghalang itu selesai diciptakan oleh Ayus, maka suara kokok ayam Siluuq ternyata sudah berada jauh di sebelah hilir dari batu penghalang tersebut. Penghadangan demikian telah banyak dibuat oleh Ayus, agar adiknya tidak dapat pergi, namun semuanya tidak membawa hasil apa-apa, hingga akhirnya Siluuq sampai ke tujuannya, yaitu  Bilukng Belau. 

   Akhirnya Ayus dengan susah payah tiba juga di Bilukng Belau lantaran mengejar Siluuq, adiknya itu. Ayus dan Siluuq kembali hidup bersama di Bilukng Belau, tetapi bukan diartikan sebagai suami dan isteri, tetapi hanya sebatas hubungan kakak dengan adik, karena memang mereka bersaudara.
Dari sehari, sebulan bahkan hingga bertahun-tahun mereka hidup dengan tenteram dan damai. Namun, kebiasaan-kebiasaan mereka yang dulu kembali kambuh lagi.

   Pada suatu hari, Ayus pergi berburu ke  dalam hutan belantara dengan seekor anjingnya. Tak lama lama anjing itu telah menyalak dengan seru sebagai pertanda bahwa telah ada binatang buruan. Dengan keahlian sang anjing, bahwa binatang buruan tersebut sudah mati diterkam anjingnya itu, tanpa bantuan Ayus sendiri. Ayus tinggal mengambil saja bangkai binatang tersebut dan membawa pulang. 

   Seperti kebiasaanya dulu, Ayus menyuruh adiknya memasak dan selalu mendapat sanggahan dari adiknya. Perseteruan kembali terjadi antara kakak-adik tersebut. Kali ini Ayus benar-benar marah kepada adiknya, sehingga adiknya itu mau dibunuhnya pada saat perkelahian tersebut.
Ayus berkata dengan geram, “Lebih baik kamu ini saya bunuh saja daripada saya mengharapkan kamu, namun kamu selalu tidak mau membantu saya,” ancam sang kakak.
Siluuq pun menjawab dengan tegar, “Silahkan saja kalau memang kamu berani membunuh saya”.
    Ayus mengambil tombaknya dengan maksud membunuh Siluuq, tetapi tidak berhasil, karena Siluuq melawan dan merampas tombak yang dipegang Ayus. Ayus tidak bisa berbuat apa-apa lagi, karena semua senjatanya sudah berada dalam tangan Siluuq. 

   Siluuq sendiri hanya berniat merampas semua senjata dari tangan kakaknya, bukan bermaksud membunuh kakaknya. Namun Siluuq melampiaskan kemarahannya terhadap anjing kesayangan Ayus. Siluuq menendang anjing tersebut, sehingga berubah menjadi makhluk yang suka mengganggu pikiran manusia. Setelah itu Siluuq menendang babi hasil buruan Ayus yang berubah menjadi pohon bakau. Ayus hanya dapat berdiam diri melihat kesaktian adiknya tersebut. 

Tidak hanya itu saja yang dilakukan oleh Siluuq, tetapi ia mengusir kakaknya, agar pulang ke Kampung halaman, yaitu ke  Benaliiq, di hulu muara Sentawar. 

   Konon kelakuan anjing yang disihir oleh Siluuq tadi, bisa merasuki pikiran orang, sehingga orang yang tadinya pendiam menjadi nakal. Orang yang patuh kepada orang tuanya, bisa berubah jadi berani melawan orang tuanya sendiri, dan masih banyak lagi kelakuan manusia yang aneh-aneh yang berasal dari sihir Siluq tersebut.

  “Lebih baik kamu pulang saja ke Benaliiq dan membawa anjing jelekmu itu, karena anjingmu itu sangat senang merusak pikiran orang.”, kata Siluq setelah agak reda amarahnya.
   “Biar kamu tidak menyuruh saya pulang, toh saya akan tetap pulang juga,” sambung Ayus.
   Ayus berangkat mudik melalui sungai Mahakam dan singgah sebentar di Kutai Lama. Di Kutai Lama pada waktu itu telah diadakan Upacara Erau. Ayus mampir di Kutai Lama dengan maksud hanya menonton saja, akan tetapi Ayus malah ikut ambil bagian dalam sebuah pertandingan. Pertandingan tersebut adalah pertandingan yang disebut “tapi”  atau bebintisan atau adu kekuatan kaki. Satu persatu orang di situ sudah dikalahkan oleh seseorang yang sangat tangguh, sehingga tak seorang pun lagi yang berani menantangnya.

    Orang itu mengundang, “Ayo … siapa lagi yang berani menantang saya, maka silahkan maju … ?” Tak seorangpun di antara penonton di arena itu yang berani menyambut tawaran tersebut.
  Ayus merasa jengkel dan kesal melihat kecongkakan orang tersebut. Maka Ayus berkata, “Tunggu … saya yang akan bertarung dengan anda, seraya Ayus memukul-mukul dadanya sendiri.” Pertandingan itu dimenangkan oleh Ayus. Bintisan Ayus menyebabkan kaki pemuda tadi patah dan hancur sehingga  pemuda itu hanya bisa menggelepar-gelepar di tanah. Melihat pemuda tadi telah kalah dan tidak ada lagi yang bisa melawan Ayus bahkan sebaliknya mereka malah ingin membunuh Ayus. Jika keinginan membunuh Ayus itu pun gagal, toh  mereka sepakat untuk mengusir Ayus dari Kutai Lama.

   Ayus kemudian mudik ke hulu melalui sungai Mahakam dan singgah di Muara Pahu, dan di sinilah Ayus menunjukkan kesaktiannya dengan menancapkan tiang Lamin Raden Baroh, sehingga hampir setinggi tiang juga masuk ke dalam tanah. 

Dari Muara Pahu, Ayus mudik lagi menuju ke Jelauu, di tempat ini kembali Ayus membuat patung yang menyerupai dirinya sendiri yang disebut Batuuq Sepatukng Ayus

    Dan Ayus terus mudik sungai Pahu dan sampai ke Jerakng Dasak, di tempat ini pula Ayus memperlihatkan kesaktiannya di daerah tersebut, yaitu dengan memutar balikan pohon benggeris yang berdiameter delapan depa di situ, sehingga pohon benggeris terbalik, dengan daunnya di tanah dan akarnya di sebelah atas. 

   Ayus hanya sampai di daerah tersebut saja dengan memperlihatkan kesaktiannya, dan kemudian kembali milir dan masuk sungai Mahakam menuju tempat kelahirannya di Benaliiq di hulu muara sungai Sentawar. Dengan demikian, akhirnya Ayus dan Siluuq benar-benar berpisah menjalani kehidupan masing-masing untuk selama-lamanya.

Sumber: Tutur masyarakat Kutai & Dayak



Rabu, 24 September 2014

Tampil Lawan Timnas U-19, Suarez Ingatkan Luka Lama

Suarez pernah menjadi mimpi buruk bagi Indonesia.
 
 
 
 
    Luis Suarez dipastikan tampil bersama Barcelona B saat menghadapi Timnas Indonesia U-19 dalam laga uji coba di Ciutat Esportiva Joan Gamper, Rabu 24 September 2014. Kehadiran Suarez dalam laga tersebut seolah menguak luka lama yang pernah dibuatnya kepada Indonesia.

Indonesia memang sudah tidak asing dengan striker anyar El Barca berusia 27 tahun tersebut. Sayangnya, Suarez menjadi tokoh antagonis dalam kisah pertemuannya dengan skuad Merah Putih.

Pemain kelahiran 24 Januri 1987 itu pernah menginjakkan kakinya ke Tanah Air pada Oktober 2010 silam. Saat itu, Suarez main bersama timnas Uruguay dalam laga uji coba kontra timnas Indonesia senior di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 8 Oktober 2010.

Uji coba itu ditujukan sebagai bagian dari persiapan Indonesia mengikuti AFF Suzuki Cup yang digelar di Jakarta pada akhir 2010. Indonesia yang diasuh oleh Alfred Riedl, memainkan pemain-pemain andalan Indonesia.

Antara lain, Bambang Pamungkas, Muhammad Ridwan, Boaz Solossa, Tony Sucipto, dan kiper Markus Horison yang menjaga gawang Skuad Garuda. Sayangnya, kehebatan mereka seolah meredup kala menghadapi pemain kelas dunia yang dibawa oleh Oscar Washington Tabarez.

Seperti duet striker Luis Suarez dan Edinson Cavani, yang saat itu masih bermain untuk Ajax Amsterdam dan Napoli. Saat pertandingan berjalan, Boaz Solossa mengejutkan tim tamu dengan gol cepatnya kala laga baru berjalan 18 menit.

Akan tetapi, Uruguay langsung beraksi dengan menyarangkan 7 gol balasan ke gawang Indonesia. Uruguay pun menang dengan skor 7-1, di mana Suarez dan Cavani masing-masing mencetak hattrick dan 1 gol lainnya oleh Sebastian Eguren.

Pada 2011, Suarez pun hijrah ke Liverpool dan sukses menjadi mesin gol dari tim asal Premier League tersebut. Beruntung bagi Indonesia, Suarez tak ikut dalam rombongan The Reds yang menyambangi Indonesia pada 2013.

Suarez mendapat libur ekstra usai membela negaranya di pentas Piala Konfederasi yang dilangsungkan di Brasil. Akan tetapi, Indonesia XI pimpinan Jacksen F Tiago yang menjadi lawan Liverpool tetap kalah 0-2 lewat gol dari Philippe Coutinho dan Raheem Sterling.

Kini, Suarez kembali tampil menghadapi Garuda Jaya yang sedang menjalani tur Spanyol guna persiapan Piala Asia U-19 di Myanmar, bulan depan. Suarez yang dibeli oleh Barcelona pada awal musim ini memang tengah menjalani hukuman 4 bulan dari FIFA.

Itu menyusul aksi gigitannya kepada bek timnas Italia, Giorgio Chiellini, di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014. Beruntung, hukumannya sudah diringankan CAS, Suarez pun boleh berlatih bersama rekan-rekannya dan bermain di laga tak resmi.

Demi menjaga kebugarannya, pelatih Luis Enrique pun menyertakan Suarez dalam skuad Barcelona B. Apakah Suarez akan kembali menjadi tokoh antagonis bagi Indonesia lewat gol-golnya?

>>Vivanews

Timnas U-19 Ramai Diberitakan Media Eropa

Luis Suarez ikut mendongkrak popularitas Timnas U-19.

 


    Kepastian akan tampilnya Luis Suarez di laga ujicoba antara tim nasional (timnas) Indonesia U-19 dengan Barcelona B mengundang perhatian. Skuad "Garuda Jaya" pun mendadak populer di Eropa.

Suarez saat ini masih dalam hukuman tidak boleh bertanding di laga resmi akibat sanksi yang didapatnya pada Piala Dunia 2014 dan baru bisa tampil kembali pada 25 Oktober. Namun, penyerang Uruguay itu bisa bermain di laga non-resmi.

Pertandingan antara Barca B dengan Timnas U-19 yang akan digelar Kamis malam nanti, 24 September 2014, merupakan salah satu laga tidak resmi. Suarez pun mendapatkan lampu hijau untuk tampil.

Keputusan ini langsung menarik perhatian berbagai media internasional. Media Spanyol, Marca dan AS, sama-sama menempatkan berita ini dalam surat kabar mereka. "Serigala berbulu domba. Suarez gabung Barca B untuk hadapi Indonesia U-19," tulis Marca.

Bukan hanya media lokal, kantor berita Eropa pun ikut mengangkat isu ini ke permukaan. "Suarez yang sedang kena hukuman akan bermain untuk Barca B di laga persahabatan dengan Indonesia," tulis Reuters.

"Dia telah berlatih keras, menunjukkan keinginan besar, dan tak sabar untuk segera bermain. Pertandingan ini sepertinya jadi kesempatan bagus buatnya," ujar pelatih Barca, Luis Enrique, seperti dikutip kantor berita asal Inggris tersebut.

Surat kabar Inggris lain, Daily Mail, ikut mengangkat berita ini ke portal berita mereka. "Suarez bersiap memperkuat Barca B melawan Indonesia U-19," tulisnya sambil mengunggah foto latihan Suarez bersama Lionel Messi.

Bagi skuad Timnas U-19, kesempatan menjajal pemain dunia sekelas Suarez menjadi keuntungan tersendiri. Dengan banyaknya media yang datang, kemungkinan untuk dipantau pemandu bakat semakin besar.

Pertandingan lawan Barcelona B adalah laga ketiga yang dijalani Garuda Jaya dalam Tur Spanyol. Sebelumnya, Timnas U-19 takluk 1-2 dari Atletico Madrid B dan bermain imbang 1-1 dengan Valencia B.

Setelah lawan Barcelona B, Timnas U-19 akan ditantang oleh Real Madrid C. Pertandingan tersebut akan digelar pada Kamis 25 September 2014, dan menjadi yang terakhir dalam rangkaian tur Timnas U-19 di Spanyol.


>>Vivanews

Minggu, 21 September 2014

Selamat Datang Awang Ferdian Hidayat

KPU resmi coret Marten Apuy dari Senayan.

 

 http://seputarnusantara.com/wp-content/uploads/2010/05/Awang-Ferdian-Hidayat.jpg 

 

 

    Nyaris jelas siapa wakil Kaltim dari PDI Perjuangan yang akan duduk di Gedung DPR RI, Senayan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi mencoret Marthen Apuy sebagai anggota legislatif terpilih.

Keputusan itu terbit jelang pelantikan 560 legislator periode 2014-2019 menyisakan 10 hari. Penyelenggara pemilu menilai, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim itu tak memenuhi syarat karena status terpidana dalam kasus korupsi. 

Ketua KPU RI Husni Kamil Malik mengatakan, tak mengusulkan semua caleg DPR RI terpilih kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk dilantik. Penyelenggara pemilu hanya mengusulkan 555 nama dari 560 caleg terpilih.

Lima nama masih terkendala. Tiga caleg dari daerah pemilihan (dapil) Maluku Utara menunggu putusan final Mahkamah Konstitusi (MK). Penjaga konstitusi republik sebelumnya memutuskan pemungutan suara ulang di 11 kecamatan Halmahera Selatan.

KPU yang beranggotakan tujuh komisioner juga mencatat satu caleg terpilih meninggal dunia. Sedangkan yang terakhir adalah wakil Kaltim yakni Marthen Apuy asal PDI Perjuangan. Dia dicoret karena tidak memenuhi syarat sebagai anggota DPR RI.

Mengacu kasasi Jaksa Penuntut Umum Tipikor Samarinda nomor 549 K/Pid.Sus/2012 dikabulkan MA. Marthen divonis satu tahun penjara sesuai putusan kasasi pada 25 September 2012 lalu.

Pada 22 Januari 2014, MA menolak peninjauan kembali (PK) Marthen Apuy. Hal ini diketahui setelah lembaga yudikatif mengeluarkan putusan bernomor 203 PK/Pid.Sus/2013. Atas putusan itu, status mantan wakil ketua DPRD Kaltim itu berkekuatan hukum tetap. 

Mengacu Undang-Undang 8/ 2012 tentang Pemilu Anggota Legislatif, ditegaskan bahwa syarat caleg minimal tidak pernah dijatuhi pidana penjara. Yakni berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena tindak pidana yang diancam pidana penjara lima tahun atau lebih.

“Pergantian (Marthen) telah resmi masuk Sekretariat Negara hari ini (kemarin),” terang anggota KPU Kaltim Ida  Farida. Dengan demikian, caleg terpilih DPR RI itu digantikan dengan caleg di urutan kedua yakni Awang Ferdian Hidayat.

“Melihat urutan, Pak Ferdian menggantikan Pak Marthen. Namun lebih baik menunggu keputusan KPU pusat,” tegas dia. Sebagai informasi, Ferdian tak lain putra Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Hingga berita ini diturunkan, Marthen Apuy belum bisa dikonfirmasi. Untuk diketahui, dari salinan putusan MA yang diperoleh Kaltim Post, caleg terpilih bermasalah --termasuk Marthen-- rata-rata dijatuhi hukuman pidana selama satu tahun penjara plus denda Rp 50 juta.

Marthen bersama dua koleganya, Rusliandi dan Sudarto, terlibat kasus dana operasional DPRD Kukar pada 2005 senilai Rp 2,67 miliar. Waktu itu, ketiganya menjabat anggota DPRD Kukar.

Mereka didakwa menerima pembayaran ganda atas sembilan kegiatan DPRD. Untuk Marthen Apuy, dia duduk di DPRD Kaltim periode 2009-2014 sebelum terpilih menjadi anggota DPR RI, periode sekarang. Sedangkan Rusliandi dan Sudarto sedianya kembali berkiprah di DPRD Kukar untuk periode ketiga.

Di luar lima orang yang dicoret --termasuk Marthen--, KPU juga meminta presiden menangguhkan peresmian tiga caleg terpilih. Mereka adalah mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik dari Partai Demokrat, serta dua caleg asal PDI Perjuangan Idham Samawi dan Herdian Kusnadi. Penangguhan diajukan karena yang bersangkutan menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi maupun kejaksaan setempat.

>>Kaltimpost

Rabu, 17 September 2014

Cristiano Ronaldo Bersedia Kembali ke Manchester United Dengan Syarat

Cristiano Ronaldo Bersedia Kembali ke Manchester United Dengan Syarat 

 

    Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dikabarkan Mirror siap kembali ke Manchester United (MU) jika manajemen Setan Merah bersedia menggajinya sebesar 500.000 pounds (sekitar Rp 9,7 miliar) per pekan.

Jika MU memenuhi permintaan itu, Ronaldo akan menjadi pemain dengan gaji termahal di Old Trafford. Saat ini pemain bergaji tertinggi masih dipegang oleh Wayne Rooney, Angel Di Maria, dan Radamel Falcao yang ketiganya dikabarkan menerima gaji di bawah angka Rp 7 miliar per pekan.

Rumor keinginan Ronaldo kembali ke Old Trafford mencuat ketika bomber asal Portugal itu kembali dikabarkan tidak bahagia di Santiago Bernabeu. Salah satu alasannya ialah karena kebijakan transfer Madrid yang melego sejumlah pemain penting pada bursa transfer musim panas 2014.

Kabar tersebut pun membuat Ronaldo disebut-sebut bakal pindah ke beberapa klub besar Eropa, salah satunya MU. Ronaldo pun beberapa waktu lalu sempat mengutarakan hasratnya kembali bermain bersama MU suatu saat nanti.

Jorge Mendes, agen Ronaldo, beberapa waktu lalu, diberitakan siap memfasilitasi kepindahan kliennya tersebut. Salah satu alasan kesiapan Mendes itu karena ia dikabarkan kecewa dengan pernyataan Presiden Madrid, Florentino Perez, yang mengkritiknya pascakepindahan Angel Di Maria ke MU.

Perez ternyata tidak senang dengan cara Mendes yang membiarkan Di Maria menuliskan surat terbuka untuk mengkritiknya. Perez berkata, "Jika kami merekrut Falcao, kami juga mungkin bakal menjadikan Mendez sebagai presiden (Madrid)."

Sementara itu, pengamat sepak bola asal Spanyol, Guillem Balague, juga mengklaim bahwa kepindahan Ronaldo saat ini tengah dipersiapkan oleh manajemen MU. Namun, menurutnya, kepindahan tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

"Dia (Ronaldo) memimpikan kembali ke Manchester United dan Manchester United mempunyai finansial yang bagus untuk memboyongnya kembali," kata Balague.

"Menurut saya itu adalah ide yang bagus jika dia ingin pergi. Tetapi, hal itu tidak akan terjadi pada bulan ini atau bulan depan. Tetapi yang jelas dia ingin kembali ke Manchester United dan semua sudah pada tempatnya untuk keinginannya kembali ke Old Trafford," tambahnya. 

>>Tribunnews

Selasa, 16 September 2014

Adidas Siap Bantu United Pulangkan Ronaldo

Adidas Siap Bantu United Pulangkan Ronaldo


    Spekulasi mengenai kemungkinan kepindahan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid ke klub lamanya, Manchester United, semakin menghangat menyusul laporan yang baru saja meluncur di Inggris.

Pemain berusia 29 tahun tersebut dipercaya tengah tidak bahagia berada di Spanyol dan ingin kembali ke Premier League untuk memperkuat klub lamanya yang bermarkas di Old Trafford.

Menurut kabar yang dilansir oleh Caught Offside, United juga tertarik untuk memulangkan Ronaldo ke Inggris dan mereka bakal mendapatkan dana bantuan dari apparel olahraga yang akan secara resmi menjadi sponsor mereka dalam musim depan, Adidas.

Meski saat ini Ronaldo tengah membela klub yang disokong oleh Adidas, ada ketakutan bahwa sang pemain bakal pindah ke tim lain yang menggunakan apparel pesaing. Oleh karena itu, Adidas disebut siap menggelontorkan dana demi membantu ambisi United mendatangkan kembali pahlawan mereka ke Old Trafford.

Manchester United disebut siap menawarkan uang 60 juta poundsterling plus striker Javier Hernandez, yang saat ini tengah dipinjamkan ke Madrid, untuk mendapatkan Ronaldo di bursa transfer musim panas mendatang.

>>Bola.net

SFC Incar Pelatih Tim 8 Besar ISL




    Manajemen Sriwijaya FC (SFC) masih menutup rapat-rapat identitas, siapa pelatih kepala yang akan menukangi tim asal Sumatera Selatan ini musim depan.

Namun manajer SFC Robert Heri mau berbagi sedikit informasi. Menurutnya pelatih yang akan menukangi SFC musim depan adalah pelatih yang berhasil membawa timnya lolos ke babak 8 Besar ISL musim ini.

“Pelatih SFC musim depan adalah pelatih yang berhasil membawa timnya lolos ke babak 8 Besar. Itu dulu informasinya. Nanti saat RUPS akan kita umumkan secara resmi,” ujar Robert Heri, Sabtu (13/9).

Seperti diketahui,  delapan tim yang lolos ke babak 8 Besar ISL adalah Arema, Persib Bandung, Semen Padang, Pelita Bandung Raya, Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Mitra Kukar dan Persela Lamongan.

Pelatih Arema saat ini adalah Suharno, Persib Bandung Djadjang Nurdjaman, Semen Padang Jafri Sastra, dan  PBR dilatih Dejan Antonic. Sementara Persipura dilatih Jacksen F Tiago, Persebaya Rahmad Darmawan, Mitra Kukar dilatih Stefen Hanson dan Persela Eduard Tjong.

“Dari delapan pelatih tersebut, salah satunya menjadi kandidat pelatih SFC musim depan. Untuk kepastiannya tunggu RUPS pertengahan September  ini. Nanti dalam RUPS akan dibahas semuanya termasuk penunjukan pelatih untuk musim depan,” ujar Robert.

Meskipun Robert masih menutup rapat identitas pelatih musim depan, namun beredar kabar kalau pelatih yang dimaksud Robert adalah pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson, apalagi Hansson sudah tiga kali melamar untuk menjadi pelatih SFC.

“Silahkan tebak sendirilah. Yang jelas dia salah satu pelatih tim yang lolos ke babak delapan besar,” tegas Robert.



Stefan Hansson Tepis Rumor Sriwijaya FC

Hansson meredam rumor yang menyebut adanya ketertarikan dirinya untuk melatih SFC dan lebih berharap agar dapat tetap bertahan di Mitra Kukar.



    Stefan Hansson menepis kabar yang menyebutkan adanya ketertarikan dari dirinya untuk menangani skuat Sriwijaya FC untuk gelaran Indonesia Super League [ISL] musim mendatang.

Pelatih yang saat ini tengah membesut Mitra Kukar tersebut bahkan mengaku belum pernah melakukan komunikasi langsung dengan manajemen klub asal Sumatera Selatan itu.

"Itu [rumor ketertarikan] tidak benar. Saya belum pernah berbicara kepada siapapun tentang hal ini dan juga belum pernah ada perbincangan langsung dengan manajemen Sriwijaya," ungkap pria asal Swedia itu kepada Media

"Saya pikir mereka baru sebatas menjalin komunikasi dengan agen. Yang saya tahu klaim ketertarikan yang muncul ke permukaan sejauh ini hanya dari sisi agen saja."

Lebih lanjut, Hansson menegaskan dirinya lebih senang untuk bertahan dan tetap melatih skuat Naga Mekes apabila ada tawaran perpanjangan kontrak.

"Memang masa depan saya di Mitra Kukar belum pasti. Apakah bertahan? Saya belum tahu, namun jika mereka menginginkan saya untuk bertahan maka saya akan senang menerima tawaran itu," pungkasnya.

>>goal.com/sepakbola.com

Sabtu, 19 Juli 2014

Frustrasi, Casillas Ngotot Hengkang ke Arsenal

Casillas selalu menjadi kiper cadangan di 2 musim belakangan.
 
 
 
 
    Kiper Real Madrid, Iker Casillas, mendesak manajemen klub untuk menjualnya ke klub lain. Casillas frustrasi dengan kondisinya di Madrid saat ini.

Selama 2 musim belakangan, San Iker kehilangan tempat di tim utama Madrid. Dia gagal bersaing dengan Diego Lopez dalam perebutan posisi kiper utama. Casillas hanya tampil sebagai starter ketika Madrid bermain di Liga Champions.

Peluang bermain Casillas di tim utama kian menipis jika Madrid sukses mendatangkan kiper timnas Kosta Rika, Keylor Navas. Seperti diketahui, Navas menjadi buruan utama Los Blancos di sektor penjaga gawang pada bursa transfer musim panas ini.

Proses negosiasi pun kabarnya sudah mencapai tahap akhir. Dan Navas kepindahan Navas ke Santiago Bernabeu hanya tinggal menunggu waktu.

Dilansir El Confidencial, kiper 33 tahun tersebut akan menemui manajemen klub untuk membicarakan masalah kontraknya. 

Casillas mempertimbangkan untuk memutus kerjasama dengan Madrid. Dia ingin mencari tantangan di klub baru yang juga memberikan jaminan bermain reguler di setiap laga. 

Arsenal menjadi tim yang paling berpotensi mendatangkan Casillas. Sudah sejak lama, Casillas menjadi incaran The Gunners. Apalagi, Arsenal juga sedang membutuhkan satu kiper menyusul hengkangnya Lukasz Fabianski ke Swansea City.
 
 
>>Vivanews

Rabu, 18 Juni 2014

Naga Mekes Semakin Merah Putih




    Penampilan impresif penyerang Mitra Kukar, Anindito Wahyu mengundang perhatian pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl. Peracik strategi asal Austria tersebut memasukkan nama Anindito ke dalam skuad untuk persiapan AFF Cup 2014.

“Puji Tuhan, akhirnya bisa dipanggil timnas. Terima kasih untuk semua pihak termasuk Mitra Kukar mulai dari manajemen hingga teman-teman di tim. Saya akan berusaha membidik tempat utama di timnas sama seperti di klub,” kata Anindito.

Pemanggilan eks Persija Jakarta ini dirasa pantas oleh Asisten Manajer Mitra Kukar Nor Alam. Pasalnya, pemain tersubur Naga Mekes dengan delapan gol itu selalu menjadi pilihan utama pelatih Stefan Hansson.

“Anindito memang pantas menjadi skuad timnas jika melihat kualitas permainannya bersama Mitra Kukar musim ini. Kami dari manajemen selalu mendukung,” ujar Alam, kemarin (16/6).

Kelincahan serta memiliki visi dan misi bermain yang baik, membuat Anin, sapaannya, cukup disegani pemain bertahan lawan. Pemain 26 tahun ini sudah bergabung dengan timnas, sejak Minggu (15/6).

Dipanggilnya Anin tak lepas dari kondisi Boaz Solossa yang masih dibekap cedera hamstring. Bintang Persipura itu akhirnya dipulangkan. Di sisi lain, Anindito semakin menambah panjang daftar penggawa Mitra Kukar yang berseragam timnas. Sebelumnya sudah ada nama Zulkilfli Syukur, Diego Michiels, Raphael Maitimo, Zulham Zamrun, dan Dian Agus Prasetyo.

>>Kaltimpost

Jumat, 13 Juni 2014

Menuju MU, Fabregas Berbelok ke Chelsea Gara-gara Pacar

Menuju MU, Fabregas Berbelok ke Chelsea Gara-gara Pacar


    Rekrutan anyar Chelsea, Cesc Fabregas ternyata ingin gabung Manchester United, musim panas ini.
Nyatanya, justru The Blues yang mendapatkan tanda tangan pemain Barcelona tersebut.
Fabregas menandatangani kesepakatan senilai 27 juta pound dengan Chelsea, kemarin.

Setan Merah gagal mendapatkan tanda tangan Fabregas hanya gara-gara satu orang, yakni pacar pemain itu, Daniella Semaan.

Semaan katanya enggan meninggalkan Barcelona. Namun, dia akhirnya bersedia dengan syarat pindah London.

>>Tribunnews

Bulan Puasa, Naga Mekes Tetap Latihan

Bulan Puasa, Naga Mekes Tetap Latihan


    Skuad Naga Mekes mendapatkan jatah libur setelah memenangi dua laga kandang menjamu Persela Lamongan dan Persiram Raja Ampat. Manajemen Mitra Kukar, memberikan libur selama dua pekan. Memasuki bulan puasa (Ramadan), pemain kembali menjalani latihan selama dua pekan sebelum libur lebaran. 
Asisten Manajer Mitra Kutai Kartanegara, Nor Alam mengatakan, setelah berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen dengan koleksi 32 poin dari 15 kali pertandingan, tim asuhan Stefan Hansson pulang kampung. 

"Sejak kemarin, pemain sudah libur. Libur sampai akhir bulan. Nanti diawal puasa, pemain kembali kumpul di Tenggarong. Jadi bulan puasa tetap latihan. Jadi selama bulan puasa latihan sekitar dua minggu. Kemudian libur menjelang lebaran," tutur Nor Alam, Kamis (12/6/2014). 

Ia mengatakan, program latihan selama bulan puasa untuk menjaga stamina dan kebugaran pemain. Meskipun, laga pasca lebaran digelar awal bulan Agustus 2014, pelatih Stefan Hansson tetap memberikan latihan.

Setelah menjalani libur lebaran, lanjut Nor Alam, skuad Mitra Kukar, dijadwalkan akan menjalani trainning center di Bali. Jadwal tersebut, untuk persiapan melakoni tiga laga tandang menghadapi Persela Lamongan, Perseru Serui dan Persipura Jayapura. 

"Untuk rencana pemusatan, dijadwalkan di Bali. Tapi itu belum dipastikan dari manajemen. Karena kami akan meminta persetujuan dari Ketua Umum (Endri Erawan) dan Manajer (Ronny Fauzan)," ungkap Nor Alam.
 
 
>>Tribunnews

FIFA Bantah Piala Dunia Korbankan Rakyat Brazil

Badan sepak bola dunia (FIFA) membantah bahwa mereka menikmati keuntungan besar dari turnamen Piala Dunia dengan mengorbankan rakyat Brazil.

Stadion baru Arena da Baixada di kota Curitiba, Brazil yang dibangun untuk turnamen Piala Dunia (foto: dok). Brazil mengeluarkan biaya hampir $4 milyar untuk pembangunan dan renovasi 12 stadion Piala Dunia. 


    Badan sepak bola dunia (FIFA) membela diri dari kritik bahwa mereka menikmati keuntungan besar dari turnamen Piala Dunia yang paling mahal dalam sejarah, dengan mengorbankan rakyat Brazil.

FIFA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah membayar seluruh 2 milyar dolar biaya operasional Piala Dunia dengan uang yang diperoleh dari penjualan hak penyiaran TV Piala Dunia dan hak pemasaran, dan tidak satu sen menggunakan dana dari rakyat Brazil.

Untuk persiapan turnamen yang diikuti oleh 32 negara yang akan dibuka hari Kamis (12/6) ini, pemerintah Brazil telah mengeluarkan dana sebesar 11,5 milyar dollar untuk biaya investasi bagi pembangunan prasarana seperti stadion, bandara, transportasi perkotaan dan perbaikan infrastruktur lainnya. Sepertiga dari anggaran tersebut digunakan untuk membangun stadion baru atau melakukan renovasi stadion yang ada di 12 kota di Brazil yang menjadi tuan rumah Piala Dunia.

FIFA mengatakan bahwa itu adalah pilihan pemerintah Brazil sendiri untuk membangun 12 stadion, dan bukannya memilih 8 atau 10 stadion saja.

Demikian pula banyak pengeluaran anggaran terkait dengan investasi infrastruktur yang tidak secara langsung terkait dengan Piala Dunia, namun akan memberi keuntungan bagi Brazil selama bertahun-tahun yang akan datang, seusai turnamen Piala Dunia.

Banyak warga Brazil mengatakan bahwa pemerintah mereka telah mengeluarkan dana yang berlebihan sebagai negara berkembang, yang memiliki banyak prioritas pembangunan lainnya yang jauh lebih penting.

Para pengecam pemerintah mengatakan dana Piala Dunia itu seharusnya dibelanjakan untuk perbaikan layanan publik di bidang kesehatan, pendidikan dan transportasi yang masih sangat kurang memadai di Brazil.


 Warga Brazil melakukan protes di kota Sao Paulo menjelang pembukaan Piala Dunia 2014 (Senin, 9/6).


    Tingginya biaya Piala Dunia telah membawa kekecewaan terhadap banyak warga yang biasanya sangat bergairah dalam menyambut pesta Piala Dunia. Ini terbukti dari banyaknya gerakan anti-Piala Dunia yang mengadakan protes jalanan besar-besaran sejak tahun lalu. Para demonstran bahkan mengancam akan mengganggu akses ke stadion Piala Dunia pada saat pelaksanaan turnamen nanti.

Banyak warga Brazil percaya bahwa FIFA telah mengubah Piala Dunia menjadi sebuah ajang bisnis yang menguntungkan para sponsor. Mereka mengatakan bahkan FIFA berhasil mendesak pemerintah Brazil untuk mengubah undang-undang agar supaya mengizinkan penjualan minuman beralkohol yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan yang menjadi sponsor Piala Dunia.

Warga Brazil juga mengeluh bahwa tiket untuk pertandingan di stadion begitu mahal sehingga banyak fans di Brazil tidak mampu pergi ke stadion. Namun, FIFA mengatakan bahwa tiket Piala Dunia yang dijual lebih murah dibandingkan dengan acara olahraga lainnya seperti Olimpiade, balap Formula 1 atau turnamen tenis.

FIFA membantah bahwa mereka menuntut pemerintah Brazil memberikan pembebasan pajak bagi para sponsor dan kegiatan komersial selama Piala Dunia. Namun FIFA mengakui telah minta pelonggaran aturan pabean bagi impor peralatan yang dibutuhkan untuk mengatur acara Piala Dunia, seperti komputer, bola dan papan iklan elektronik.

Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menghasilkan pendapatan sebesar $ 3,65 milyar bagi FIFA, termasuk $ 2,4 milyar dari hasil penjualan hak siar televisi, tapi tidak termasuk pendapatan dari penjualan tiket. Biaya operasional yang dikeluarkan pada Piala Dunia 2010 menurut FIFA mencapai $1,3 miliar, sementara biaya operasional Piala Dunia 2014 di Brazil mencapai $2 milyar.


>>AP

Jumat, 21 Maret 2014

PS Bangkalan Berubah Jadi Pusamania Borneo Usai Diakuisisi Dan Besok Akan Menantang Mitra Kukar U21

Besok Pusamania Borneo Tantang Mitra Kukar U-21


    Nabil Husein Said Amin resmi membeli klub PS Bangkalan, senilai kurang dari Rp 3 miliar.
Nama PS Bangkalan sudah diajukan ke PSSI untuk diganti menjadi Pusamania Borneo FC, yang akan berlaga di kompetisi Divisi Utama musim 2013-2014. Kini, Samarinda memiliki dua klub yang akan tampil di liga profesional.

"Nilainya kurang dari Rp 3 miliar," kata Nabil dalam jumpa pers yang didampingi CEO PT Nahusam Pratama Indonesia, di sekretariat Pusamania Borneo FC, Selasa (18/3/2014).

Ia mengatakan, Pusamania Borneo FC sudah didaftarkan ke PSSI untuk menjadi peserta Divisi Utama musim ini, yang akan digelar pada April 2014. Target Pusamania Borneo FC, kata dia, minimal bisa lolos ke kompetisi kasta tertinggi.

"Semua ingin jadi juara. Tapi, minimal Pusamania Borneo FC yang sudah menyiapkan semua pemain dan manajemen, berusaha untuk bisa lolos ke kompetisi ISL tahun depan," ungkap Nabil, yang didampingi Abdul Bari Al Katiri, Direktur Utama PT Nahusam Pratama Indonesia.

Untuk persiapan kompetisi di Divisi Utama, lanjutnya, manajemen sudah merekrut 135 pemain lokal asal Samarinda. Dari 135 pemain, kata Nabil, tiga pemain dinyatakan lolos ke tim senior.
"Sisanya masih diseleksi untuk tim junior," ucap Nabil, anak dari pengusaha asal Samarinda, Said Amin.

    Dan jelang kompetisi Divisi Utama, April 2014, Pusamania Borneo FC menggelar laga uji coba.
Uji coba perdana tim besutan Nus Yadera, menantang Theo Lere FC, klub asal Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, dan Mitra Kukar U-21, akhir pekan ini.

Laga uji coba digelar di markas Pusamania Borneo FC, di Stadion Segiri Samarinda, Kamis (20/3/2014) kemarin sore. Hasil laga perdana, Pusamania sempat tertinggal di babak pertama dengan skor telak 0-4.
Babak kedua, tim asuhan Nus Yadera mencoba bangkit dan mengejar ketertinggalan dengan mencetak empat gol melalui striker yang masih diseleksi, yakni Muhammad Ilbue.

Hingga pertandingan berakhir, skor imbang 4-4, Pusamania menjamu Theo Lere FC. Laga uji coba berikutnya, Pusamania Borneo FC bakal menantang Mitra Kukar U-21, Sabtu (22/3/2014) di Stadion Segiri, Samarinda.

Manajemen Pusamania memilih Mitra Kukar U-21, lantaran mampu menahan imbang laga uji coba menghadapi Timnas U-19 pekan lalu.

Direktur Utama PT Nahusam Pratama Indonesia Abdul Bari Al Katiri mengatakan, agenda uji coba Pusamania Borneo FC sebagai bagian persiapan jelang kompetisi Divisi Utama yang akan digelar bulan depan.

"Sesuai jadwal laga uji coba berikutnya, Pusamania Borneo FC akan menghadapi Mitra Kukar U-21," kata Abdul Bari, Jumat (21/3/2014).

Menurutnya, program persiapan tim jelang kompetisi mengutamakan pemantapan teknik dan taktik. Ia berharap, selain pola permainan, tim pelatih sudah menemukan strategi sebelum kompetisi Divisi Utama 2013-2014 bergulir.

>>Tribunnews

Selasa, 18 Maret 2014

Indra Sjafri Minta Data Pemain Mitra Kukar Kelahiran 1995

Indra Sjafri Minta Data Pemain Mitra Kukar Kelahiran 1995


    Tim pelatih Timnas Indonesia U-19 meminta manajemen Mitra Kutai Kartanegara mengirimkan data-data pemain Naga Mekes junior, kelahiran 1995.

Kemungkinan, pemain-pemain Mitra Kukar U-21 yang masih berumur 18 tahun, bakal mendapatkan kesempatan untuk ikut seleksi di Timnas U-19.

"Tadi dari manajemen kami (Mitra Kukar) bilang, Pelatih Indra Sjafri minta data-data pemain yang kelahirannya tahun 1995," ungkap Pelatih Mitra Kukar U-21 Rahmat Hidayat, Selasa (18/3/2014).
Menurut Rahmat, pemain asuhannya yang kelahiran tahun 1995, hanya ada beberapa pemain, seperti Yogi Rahardia, Angga Prasetyo, Putra Aprilianto, dan Riki Pambudi.
"Cuma, Riki belum sempat dimainkan semalam," ujarnya.

Namun, beberapa pemain muda lain yang layak diseleksi adalah Huda Dwi Arifin dan Abdul Rahim alias (Tole).

"Kemarin Rohim bermain cukup disiplin dan berani. Dia pemain asli dari Loa Janan," ucapnya.
Menanggapi hasil laga uji coba semalam, lanjut Rahmat, tim asuhannya menjalankan tugas sesuai instruksi.

"Memang kami minta pressing ketat setiap pemain. Tapi, setelah memasuki babak kedua, kondisi fisik pemain menurun," ungkapnya.

Hasil laga uji coba menghadapi Timnas U-19, berakhir imbang tanpa gol. Selama pertandingan berlangsung 2x45 menit, tensi pertandingan cukup sengit dan sempat memanas. Sebab, kedua tim sering terjadi kontak fisik.

>>Tribunnews