Senin, 26 Agustus 2013

Darah rock di tubuh Jon Bon Jovi

Rocker cinta istri dan rendah hati


    Bon Jovi merupakan band rock juga fenomenal dan seumuran dengan Metallica. Mereka meraih masa jayanya pada 1980-an hingga awal 2000.

Bon Jovi tak bisa lepas dari sosok vokalisnya, Jon. Dia punya nama aslin John Francis Bongiovi, Jr. Saking lekatnya sosok Jon dengan Bon Jovi banyak penggemarnya mengira nama dia asli yakni Jon Bon Jovi.

Jon lahir di Negara Bagian New Jersey, Amerika Serikat, pada 2 Maret 1962. Sejak kecil dia sudah bercita-cita menjadi seorang rocker. Itu sebabnya masa remaja dia menghabiskan waktu di kelab malam sebelum akhirnya dia bergabung menjadi vokalis Bon Jovi pada 1983.

Awal perkenalan dirinya dengan Bon Jovi punya cerita unik, Jon menyukai musik namun tidak terlahir dari keluarga kaya yang bisa membelikan pelbagai fasilitas. Jadilah Jon bekerja di studio rekaman mewah bernama The Power Station milik sepupunya demi memuaskan hasrat bermusiknya, seperti dilansir majalah musik Rolling Stone.

"saya bekerja sebagai tukang sapu di tempat itu," ujarnya. Dari pekerjaan ini iseng-iseng bakal musiknya ternyata makin terasah. Dia bahkan menulis sendiri beberapa lagu dan paling tersohor berjudul Runaway. Lagu ini mempertemukan dia dengan anggota Bon Jovi lainnya yakni Alec John Such, Tico Torres, dan Richie Sambora.
Dia akhirnya meraih kesuksesan besar dan Bon Jovi diperhitungkan menjadi salah satu grup rock terbesar sejagat. Musik mereka disukai banyak kalangan mulai orang biasa hingga pejabat. Salah satu penggemar Bon Jovi yakni Presiden Amerika Barack Hussein Obama. Jon ternyata juga salah satu anggota Partai Demokrat dan kerap berkampanye panggung ke panggung saat pencalonan Obama dua periode.

 Rocker cinta istri dan rendah hati


     Tersohor, tampan, dan kaya raya. Itu terjadi pada John Francis Bonglovi Jr. Bersama band rock Bon Jovi, Jon meraup sukses besar. Namun di balik semua gaya hidup bintang mewah Jon tetaplah orang biasa. Dilansir dari situs biography.com (2006) Jon justru menyukai gaya hidup sederhana. Bahkan dia setia pada istrinya.

Jon sudah dari sekolah menengah atas suka pada teman sekelasnya Dorothea Hurley seorang atlit karate. Dia menikahi Hurley pada 1989 dan hingga kini pernikahan mereka sangat baik-baik saja.

Dari rahim Hurley, Jon memiliki empat anak. Rocker tampan itu mengaku banyak sekali perempuan cantik mendekatinya. "Hurley memang tidak menarik secara fisik dibandingkan dengan mereka menggoda saya. Tapi dia berkarakter kuat. Saya mencari istri dan ibu untuk anak-anak saya dan dia lah orangnya," ujar Jon soal istrinya seperti dilansir contactmusic.com.

Jon mengaku selalu merasa bersalah jika berlaku curang dengan melirik gadis lain di belakang sang istri. Sementara sang istri menunggu setia di rumah dan Jon sibuk tur keliling dunia, tidak sedikit pun Hurley menaruh rasa curiga.

JOn pernah mengatakan di depan penonton siaran televisi Oprah dia sangat jatuh cinta pada istrinya dan memujanya. Jika tanpa sang istri dia bagai kartu tanpa ada yang mampu memegangnya.

Seperti saat mereka harus menghadapi kenyataan pahit, putri mereka bernama Stephanie ditemukan over dosis di kampusnya. Jon dan Hurley menghadapi masalah ini bersama bahkan ketika menghadapi media Hurley secara tegas meminta media untuk tidak mengkaitkan ini dengan gaya hidup rocker ala Jon. "Dia bukan rocker seperti yang Anda pikirkan," ujar Hurley.

Mereka secara lapang dada mengatakan bersalah sebab sebagai orang tua masih banyak kekurangan dan berjanji lebih memperhatikan anak-anaknya.

Ini salah satu gambaran Jon sederhana. Di sisi lain, Jon juga seorang dermawan. Dia membuka restoran khusus bagi fakir miskin di Amerika jumlahnya lebih dari sejuta jiwa. Semua orang tidak mampu boleh makan di situ gratis.

Restoran itu bernama Soul Kitchen. Meski demikian tidak ada yang benar-benar miskin tidak mampu membayar. Berkat ketulusan Jon, para kaum papa ini tetap membayar meski semampu mereka. "Dia terlalu baik. Kami tidak ingin merugikannya," ujar salah seorang mengaku pernah makan di Soul Kitchen. Menu di sana terhitung enak persis di restoran mahal.


>>Merdeka

Minggu, 25 Agustus 2013

Eksotika Berau, Surganya Wisata Bahari Indonesia

Ada sebuah pulau yang menjadi surganya penyelam, Derawan.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2r3IL2ZKF3v_lhnR6PectBXsAFxxMdyBEX_JIBCyE2XTlfYa3aIjmyGfAaAb52kc5fZWhBdS0B8brFiqx-2JLJHUNpM1FpBZVtDV2u5pIzqdbg6gu_Xo_h6K_fH0Zs8BkStzy-HX7GGk/s400/Pantai+Kepulauan+Derawan.jpg

    Mungkin tak banyak yang tahu keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Berau. Mungkin sedikit pula yang mengetahui dimana letak kota ini dengan berbagai macam potensi wisatanya.

Kabupaten Berau adalah kabupaten yang terletak di provinsi Kalimantan Timur. Keindahan wisata alam dan bahari tak kalah hebat dari kota lain seperti Raja Ampat dan Lombok.

Salah satu pulau terkenal dan menjadi surga para penyelam adalah Pulau Derawan. Namun ternyata bukan hanya itu saja keindahan bahari yang dimiliki, ada Labuan Cermin.

"Spot wisata ini hanya ada dua di seluruh dunia. Pertama ada di Desa Biduk-buduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur dan kedua  di Meksiko," ujar Bupati Berau, Drs H. Makmur, dalam acara konferensi Pers Festival Budaya Kesultanan Berau, di Hotel Amos Cozy, Jakarta Selatan, Sabtu 24 Agustus 2013.

Labuan cermin adalah danau yang memiliki dua jenis air, ada air tawar dan air asin yang sangat jernih. "Saat melihat permukaan air, seperti melihat akuarium besar," jelas Makmur.

Layaknya kolam buatan, dibagian atas danau adalah air tawar. Ya, inilah yang dikatakan akuarium besar. Anda dapat melihat dengan jelas bebatuan khas akuarium buatan, hutan-hutan kecil, serta ikan-ikan yang berenang bebas. Sementara, dibagian bawah danau, ada air asin.

Danau Kakaban


Tak hanya itu, ada pula Danau Kakaban dengan luas sekitar lima kilometer persegi. Danau Kakaban adalah air laut yang terperangkap di Pulau Kakaban dan bercampur dengan air dari dalam tanah, dan air hujan sejak dua juta tahun lalu.

Menariknya, danau ini hadir di tengah-tengah air laut. Dinding karang terjal setinggi 50 meter membuat air ini, di jaman prasejarah, mengakibatkan air laut terperangkap dan tak bisa keluar.

Di danau ini, hidup sejumlah biota laut yang menganggumkan, seperti segerombolan ikan karang, barakuda, dan ubur-ubur. Diakui salah satu artis tanah air yang pernah diving di tempat ini, Olivia Zalianty, danau tersebut sangat indah dan aman.

"Ketika berenang atau menyelam, ubur-ubur yang hidup sama sekali tak mengengat, sehingga tak menimbulkan rasa gatal ketika berada di dekatnya," katanya antusias.

Wajar kalau akhirnya tempat ini menjadi salah satu surga bagi para wisatawan, khususnya Eropa. Namun yang harus diketahui dan patut dibanggakan, tempat seperti Kakaban, hanya ada dua diseluruh dunia.

Danau Ubu-ubur Palau, Kepulauan Micronesia, di kawasan Tenggara Laut Pasifik dan di Kalimantan Timur, yaitu Danau Kakaban.



>>Vivanews

John Lennon Akan "Dihidupkan" Kembali

Musisi legendaris itu akan muncul dalam bentuk manusia kloning.

 John Lennon 

    

    Banyak orang yang bermimpi dapat menikmati lagi aksi panggung John Lennon bersama bandnya yang legendaris, The Beatles. Anda salah satu penggemarnya? Tenang, impian itu akan segera terwujud. Seseorang akan "menghidupkannya" kembali.

Caranya adalah dengan memunculkan kembali DNA dari sang superstar tersebut. Melansir laman Softpedia, Minggu 25 Agustus 2013, Dr Michael Zuk, seorang dokter gigi, mengaku sebagai pemilik dari salah satu gigi John Lennon.

Dia punya rencana besar, yaitu menggunakan gigi John Lennon untuk mengkloning manusia yang berprofesi sebagai musisi andal nantinya.

Awal kepemilikan Zuk terhadap gigi John Lennon berawal pada 2011. Dia berhasil membeli gigi sang superstar itu melalui lelang yang diselenggarakan di Inggris. Saat itu, sang dokter gigi membayar sekitar US$30.000, atau setara Rp324 juta.

Sekarang ini, Zuk sedang bekerja sama dengan sejumlah ilmuwan di Amerika Serikat, untuk mencari cara mengekstrak DNA John Lennon dari giginya.

"Setelah berhasil mendapatkan DNA John Lennon, maka itu akan berfungsi untuk menghadirkan kembali sosok John Lennon ke Bumi," kata Zuk.

Dia mengatakan, proyek mengekstrak DNA dari sebuah gigi adalah sebuah revolusi ilmiah baru dalam dunia ilmu pengetahuan.

"Saya sangat gugup sekaligus bersemangat dengan proyek ini. Namun, kehadiran John Lennon ke dunia melalui DNA-nya sangat mungkin. Saya harap ini bisa berhasil," ucap Zuk.

Dia yakin karena sebelumnya pernah mendengar kabar tentang seorang peneliti yang juga sedang menghidupkan seekor mammoth dari DNA yang tersisa di darahnya.

"Jika teknologi mengkloning mammoth berhasil, tentu saja kloning terhadap manusia ada kemungkinan berhasil. Tapi, semuanya masih dalam proses," ujarnya optimistis.

Saat ini, Zuk masih enggan mengungkapkan secara detail bagaimana proses kloning untuk membangunkan kembali legenda musik dunia yang meninggal di usianya yang ke-40 tahun itu. 

 >>Vivanews 



Calo CPNS Tipu Miliaran Rupiah Dibekuk


Calo CPNS Tipu Miliaran Rupiah Dibekuk

  
    Meski telah melarikan diri dan membeli rumah di Bogor, keberadaan RW (40) dan istrinya Sus (31) berhasil dilacak tim khusus Polres Musirawas. Pasangan suami istri yang diduga melakukan penipuan terhadap beberapa orang yang ingin tes calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) itu berhasil diamankan di kediamannya Perumahan Griya Teras Karadenan Cibinong Bogor, Sabtu (24/8/2013).

    Kapolres Musirawas AKBP Chaidir kepada Media, Minggu (25/8/2013) petang mengatakan, keberadaan kedua tersangka terendus setelah tim khusus yang dibentuk untuk memburu mereka melakukan pemantauan melalui jaringan satelit.
"Keberadaannya terpantau melalui satelit. Setelah dipastikan, anggota tim yang kita bentuk secara khusus bergerak menuju Bogor dan berhasil membekuk kedua tersangka yang merupakan pasangan suami istri di kediamannya," kata Kapolres.

Dikatakan, selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita aset-aset milik mereka yang diduga dibeli dari hasil penipuan yang dilakukan. Yaitu berupa satu unit rumah di Perumahan Griya Teras Bogor senilai Rp 450 juta, tiga unit kendaraan roda empat jenis Toyota Rush, Daihatsu Terios dan sedan Mazda. Turut disita 10 buku tabungan berbagai bank yang nilainya masih diinventarisir.
"Untuk rumah yang kita sita, itu harganya Rp 450 juta yang dibeli oleh tersangka dari uang hasil kejahatannya. rumah tersebut baru dibayarkan Rp 300 juta. Adapun tiga unit mobil, sedang diupayakan untuk dibawa ke Musirawas," katanya.

   Dijelaskan, pasangan suami istri tersebut sudah masuk dalam daftar target operasi, karena ada laporan dari korban yang merasa dirugikan oleh mereka. Berdasarkan hasil inventarisir yang dilakukan petugas kata AKBP Chaidir, jumlah kerugian korban yang melapor telah ditipu oleh kedua tersangka sedikitnya Rp 1,4 miliar. Modus penipuan korban diiming-imingi bisa lulus CPNSD dengan syarat menyetorkan uang yang jumlahnya bervariasi.

>>Tribunnews

Farid Wadjdy: Kaya Subsidi yang Miskin untuk Kemakmuran Bersama

http://indotim-news.com/admin/berita/foto/Farid%20Wadjdy.JPG


    
     Pajak disebut sebagai alat pemerataan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sehingga mewujudkan keadilan sosial, perlu lihat dulu konteks dari pemerataan pendapatan. Jika pendapatan setiap masyarakat harus disama-ratakan, tentu tidak setuju. Namun bila pemungutan pajak dilakukan dengan semangat keadilan atau sesuai dengan kemampuan masing-masing masyarakat, pasti setuju.
Demikian ditegaskan Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy.  “Mekanisme pemungutan pajak yang memerhatikan azas keadilan saat ini sudah baik. Yang jelas, karena dikumpulkan dari masyarakat, tentu manfaat pajak harus kembali bisa dirasakan masyarakat, tanpa memandang lapisan,” ujarnya.
Saat ini, menurutnya,  hasil pungutan pajak dari masyarakat menjadi salah satu sumber pendapatan negara. Pendapatan ini tentu dipergunakan kembali untuk belanja negara. Belanja negara pun semangatnya untuk memberikan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

    Hasil pajak memang dialokasikan ke kementerian dan daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dalam hal ini, daerah sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). ”Nah, dalam konteks penggunaan pajak di Kaltim, dalam hal ini penggunaan APBD,  kami arahkan kepada kegiatan yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat,” tandasnya.
Farid mencontohkan,  pembangunan infrastruktur di Kaltim seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara. Infrastruktur dan akses yang baik pasti memperlancar distribusi barang dan jasa, serta roda perekonomian yang hasilnya tentu dirasakan langsung masyarakat. Selain itu, melalui pajak pemerintah memberikan jaminan kesehatan dan pendidikan gratis bagi warga.

Dalam hal belanja daerah, jelas Farid, pemprov tidak melihat lagi mana yang berasal dari pajak, mana dana bagi hasil, dan mana pendapatan lain-lain. Tapi di dalam penggunaannya, harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. ”Saya setuju, publikasi APBDmerupakan bagian dari transparansi menuju good governance. Memang secara gamblang buku APBD belum kami ekspose secara utuh. Namun dalam setiap kegiatan, kami selalu transparan dengan membuka ke publik berapa dana yang digunakan,” ungkapnya.  Contohnya untuk pembangunan infrastruktur di Kaltim,  dana yang dikeluarkan pemerintah pasti dipublikasikan. Baik untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, semua sudah diungkap ke publik.

    Mengenai  pemilik NPWP mendapat privilege di bidang Kesehatan dan di bidang-bidang pelayanan publik seperti subsidi BBM dan lainnya, Farid berpendapat,  pemegang NPWP sudah mendapatkan keistimewaan tersendiri dengan bisa mengakses kredit, jual beli tanah, atau pendirian lembaga.
Sedangkan keistimewaan untuk pendidikan, kesehatan, dan BBM, Farid menyatakan, semua masyarakat Indonesia berhak mendapatkan hak yang sama untuk  sektor tersebut tanpa memandang mereka punya NPWP atau tidak.

Alasannya, pemegang NPWP adalah masyarakat golongan menengah atas. Sementara kalangan masyarakat kecil seperti buruh tani, pemulung, mereka masih awam terhadap NPWP. ”Pemberian keistimewaan kepada pemegang NPWP mungkin perlu untuk merangsang masyarakat membayar pajak. Namun untuk pelayanan hak-hak dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, BBM, itu semua masyarakat harus diistimewakan,” tandas Farid.

    Mengenai pajak kekayaan pemegang saham, perlu diperhatikan. Jangan sampai pajak yang dibebankan bisa mengganggu iklim bisnis, yang pada akhirnya berdampak pada perekonomian masyarakat secara tidak langsung maupun langsung. ”Namun  saya melihat, sudah sewajarnya yang kaya menyubsidi yang miskin. Artinya, yang kaya membayar pajak sesuai dengan kapasitas dia, agar bisa tercipta kemakmuran bersama, dan mungkin salah satu jalannya melalui pemungutan pajak kekayaan pemegang saham.

Soal pemegang saham yang berkelit dari pajak, saya rasa ada aparat berwenang yang bisa menindaknya,” tambahnya.

>>Tribunnews

Jumat, 05 Juli 2013

Dokter Minta Pihak Keluarga 'Bunuh' Nelson Mandela



    Kabar mengejutkan datang dari Afrika Selatan. Dokter yang merawat Nelson Mandela dikabarkan telah meminta pihak keluarga Mandela agar mencabut alat pendukung kehidupan yang kini melilit di tubuh mantan Presiden Afrika Selatan tersebut.

Harian The Sun, Jumat (5/7) melaporkan, permintaan itu diajukan dokter agar Mandela tidak mengalami penderitaan yang berkepanjangan. Pria berusia 94 tahun itu mengalami infeksi paru-paru sehingga dilarikan ke rumah sakit di Pretoria, awal Juni lalu.

Dokumen pengadilan mengungkapkan pihak medis ternyata telah merekomendasikan keputusan menyedihkan tersebut--mencabut alat bantu--sejak 10 hari lalu. Pasalnya, tokoh anti-apartheid Afrika Selatan itu kini dalam kondisi vegetatif permanen.

Berita pahit ini muncul di saat terjadi kisruh mengenai lokasi Mandela nantinya akan dimakamkan. Terjadi perang kata-kata antara sang isteri Graca Machel, 67, putri tertua Makaziwe, 59, dan sang cucu Mandla, yang memuncak kemarin.

>>Metronews

Senin, 01 Juli 2013

Bursa Calon Presiden Mulai Memanas

Semua kandidat calon presiden harus bekerja keras untuk bisa ikut.

 Aburizal Bakrie dan Mahfud MD 

    Setahun menjelang Pemilihan Presiden yang akan digelar Juli 2014 nanti, nama-nama calon presiden mulai marak dibicarakan. Sejumlah survei pun mencuat, menyebut sejumlah nama berelektabilitas tinggi.

Beberapa partai juga telah mengumumkan calon presiden secara resmi. Antara lain, Partai Golkar yang mengusung Aburizal Bakrie dan Partai Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto.  Yang terbaru adalah Partai Hanura yang mengumumkan calon presiden dan calon wakil presidennya sekaligus. Senin 1 Juli 2013, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengumumkan mengusung Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Husin, mengungkapkan alasan partainya mengusung pasangan itu karena aspirasi anggota. Menurutnya, sejumlah daerah menilai duet itu paling ideal diusung oleh Hanura.

"Ada arus keras permintaan dari daerah yang menginginkan agar Pak Wiranto diduetkan dengan Pak HT menjadi pasangan capres-cawapres," kata Saleh.

Menurutnya, aspirasi kader itu bertemu dengan pandangan serupa dari jajaran pengurus sehingga bisa langsung diputuskan. "Kami memang melihat pasangan ini cukup ideal, serasi, dan saling menunjang serta melengkapi jika ditinjau dari berbagai sudut pandang manapun," ujarnya.

Menurutnya, keputusan penentuan duet itu diambil di tengah-tengah pelaksanaan pembekalan caleg. Dalam acara itu hadir juga semua ketua DPD dan pengurus BPH DPP. "Jadi dapat diambil keputusan untuk itu, dan kami akan mendesak agar permintaan ini dikukuhkan menjadi pasangan capres - cawapres agar para kader di daerah dapat bekerja lebih all out guna mencapai target yang diinginkan."

Hasil Survei

Bagaimana dengan hasil survei sejauh ini? Pada Kamis lalu, Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melansir hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden. Dari survei yang dilakukan antara 10 sampai 31 Mei 2013 itu, LIPI menemukan elektabilitas Prabowo Subianto hanya bisa disaingi Joko Widodo.

"Prabowo Subianto dan Joko Widodo secara konsisten berada di peringkat atas daftar tokoh yang paling banyak dipilih oleh responden survei ini, baik dalam ‘daftar terbuka’ maupun dalam ‘short list’ tokoh-tokoh potensial yang akan maju dalam Pilpres 2014," begitu kesimpulan survei yang dilansir pada Kamis, 27 Juni 2013 itu.

Dalam rilis sekaligus diskusi yang menghadirkan Kepala P2P LIPI Prof. Dr. Syamsuddin Haris, M.Si itu, LIPI menyatakan Prabowo selalu unggul berhadapan dengan tokoh lain, kecuali jika Joko Widodo ‘hadir’. "Joko Widodo selalu berada di peringkat pertama, dengan marjin yang cukup signifikan, tidak terkecuali pada saat nama Megawati Soekarnoputri juga masuk ke dalam daftar calon."

Berikut hasil survei terbuka elektabilitas calon presiden:
1.   Jokowi 22,6 persen;
2.   Prabowo Subianto 14,2 persen;
3.   Aburizal Bakrie 9,4 persen;
4.   Megawati Soekarnoputri 9,3 persen;
5.   Jusuf Kalla 4,2 persen;
6.   Rhoma Irama 3,5 persen;
7.   Wiranto 3,4 persen;
8.   Mahfud MD 1,9 persen;
9.   Hatta Rajasa 1,2 persen;
10. Sri Sultan Hamengku Buwono X 1,2 persen;
11. Surya Paloh 1,2 persen; dan
12. Lain-lain 4,4 persen.

Survei dilakukan atas 1.799  warga negara yang sudah memiliki hak pilih atau sudah menikah. Mereka diwawancara secara tatap muka. Responden diambil berdasarkan multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 2,31 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei terbaru oleh Indonesia Research Centre (IRC) yang dirilis Kamis, 27 Juni 2013, Jokowi juga mengungguli kandidat-kandidat lainnya.
Jokowi sekarang menjadi tokoh yang menonjol. Maka bagaimana PDIP dan Megawati bersikap kepada Jokowi akan sangat mempengaruhi popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas PDIP,” kata Direktur IRC Agus Sudibyo di Gedung Dewan Pers, Jakarta.

Agus mengatakan, dalam survei IRC ada pertanyaan untuk responden yang berbunyi “Jika pemilu presiden dilaksanakan hari ini, siapakah yang akan Anda pilih?” Hasilnya adalah, Jokowi memperoleh 24,8 persen suara responden, disusul oleh Prabowo yang mendapat 14,8 persen suara.

Tokoh-tokoh lain yang memperoleh suara di bawah Jokowi dan Prabowo antara lain Aburizal Bakrie 7,9 persen, Megawati Soekarnoputri 5,5 persen, Wiranto 3,9 persen, Mahfud MD 3,7 persen, Dahlan Iskan 3,5 persen, Rhoma Irama 2,7 persen, Hary Tanoesoedibjo 2,3 persen, dan Ani Yudhoyono 2 persen.

Jokowi tidak sepenuhnya didukung pemilih PDIP karena sebagian loyalis masih memilih Megawati. Namun demikian, secara komparatif pemilih PDIP lebih banyak yang memilih Jokowi daripada Megawati,” kata Agus.

Survei IRC diadakan pada bulan Mei 2013 melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Sementara jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 1.800 orang dengan margin of error 2,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Jokowi sendiri mengelak kemungkinan akan ikut Pemilihan Presiden. Dia menyatakan, soal itu tidak ikut pada kebijakan partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Sementara itu, dua hasil survei ini, sudah cukup membuat Rhoma Irama yang mendaftar jadi capres dari Partai Kebangkitan Bangsa itu percaya diri. Pedangdut itu mengklaim tingkat elektabilitasnya sebagai calon presiden terus menguat dan semakin memantapkan niatnya untuk maju dalam pemilihan presiden 2014 mendatang melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Sosialisasi dan menyapa masyarakat di tanah air telah kami lakukan sejak dahulu sehingga elektabilitas tetap tinggi," kata Rhoma Irama usai Workshop Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) Jawa Timur.

Aburizal Bakrie, calon presiden dari Golkar, tidak banyak komentar atas hasil survei-survei itu. Aburizal menyatakan, semua kandidat calon presiden harus bekerja keras untuk bisa ikut pemilihan presiden 2014 nanti.

Pria yang akrab disapa ARB ini enggan berkomentar mengenai elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang terus meningkat. Hasil survei tak bisa menjadi penanda seseorang akan ikut pemilihan presiden. "Pak Jokowi belum mencalonkan kan," kata calon presiden dari Partai Golkar ini.

Ramai di Demokrat

Partai yang paling riuh soal capres jelas saja Partai Demokrat. Partai pemenang Pemilu 2009 dan mendudukkan kadernya dua periode berturut-turut menjadi Presiden ini mempersiapkan jalan mencari capresnya melalui konvensi.

Ada sejumlah nama yang mencuat untuk ikut konvensi, mulai dari Pramono Edhie Wibowo, Marzuki Alie, Gita Wirjawan, Mahfud MD, Djoko Suyanto, Endriartono Sutarto dan Gamawan Fauzi. Pramono Edhie, adik Ibu Ani Yudhoyono, misalnya, pekan lalu sudah terhitung sebagai kader Demokrat bahkan didapuk duduk di Dewan Pembina Partai Demokrat.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menyatakan mendukung pencalonan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo, sebagai calon presiden. Ia menganggap Pramono merupakan figur tepat untuk memimpin Indonesia di masa mendatang.

“Saya pribadi ingin capres seperti Pak Pramono,” kata Nurhayati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Pramono kini resmi menjadi anggota Dewan Pembina Demokrat. Meski demikian, Nurhayati membantah bergabungnya Pramono ke Demokrat merupakan langkah awal Demokrat memperkenalkan capresnya. “Tidak ada persiapan untuk menjadikan Pak Pramono sebagai capres,” kata Ketua Fraksi Demokrat itu.

Sementara Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), EE Mangindaan, membantah masuknya Pramono sebagai anggota partai guna mempersiapkan mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut ikut dalam Konvensi Calon Presiden. Di sela-sela Rakornas PD hari ini, Sabtu 29 Juni 2013 di hotel Grand Sahid, Jakarta, Mangindaan mengatakan siapapun memiliki hak untuk mengikuti konvensi tersebut asalkan memenuhi syarat.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Umum Harian DPP PD, Syarif Hasan, mengatakan, Pramono memang memiliki kompetesi yang cukup. Namun terlalu dini untuk berspekulasi keikutsertaannya dalam konvensi capres.

Pramono sendiri mengelak adanya sinyalemen yang menyebutkan dirinya akan mengikuti bursa calon presiden Demokrat. Alasannya, Pramono mengaku masih tergolong anak baru. "Saya, kan, baru bergabung. Jadi, kurang elok kalau saya ikut konvensi capres," kata dia.

Sementara Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie berjanji tidak akan menggunakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat untuk mencari dukungan konvensi. "Dalam berpolitik harus ada kesabaran dan nggak boleh grusa-grusu. Nanti hasilnya nggak baik."

Sedangkan Gita Wirjawan menyatakan siap untuk maju. “Kalau diperkenankan, saya siap, Insya Allah,” kata Gita di kantor Presiden, Jakarta. “Ini kan demokrasi. Semakin banyak semakin baik. Saya siap.”

>>Vivanews 
Rating