Minggu, 29 Desember 2013

Ditemukan, Danau Air Tawar Raksasa di Bawah Lapisan Es Greendland

Danau besar ini berukuran hampir sama dengan kota New York.

 

 Danau air tawar berukuran besar di Greenland, Samudera Atlantik




    Greenland merupakan sebuah pulau di Samudera Atlantik yang 80 persen permukaannya ditutupi salju tebal.

Tapi, baru-baru ini tim peneliti dari University of Utah, Amerika Serikat, menemukan sebuah danau air tawar besar di bawah permukaan salju dan airnya tetap cair sepanjang tahun.

Melansir Science Recorder, Selasa 24 Desember 2013, temuan danau besar berukuran hampir sama dengan kota New York ini penting, karena menjadi indikator utama dari dampak pemanasan global.

Tim peneliti mengatakan, air yang ada di danau itu berasal dari lelehan es pada musim panas dan air tersebut masih tetap cair ketika di musim dingin.

Danau besar yang berada di bawah permukaan salju itu pertama kali ditemukan pada April 2011. Ketika itu para peneliti sedang mengukur kedalaman lapisan es. Radar penembus tanah yang dipakai mendeteksi adanya sesuatu yang cair di bawah lapisan es.

"Temuan ini adalah kejutan. Saat ini Greenland adalah salah satu penyumbang terbesar dari kenaikan permukaan air laut akibat mencairnya es," kata Rick Forster.

Dia menambahkan, fokus penelitian selanjutnya adalah mengetahui berapa kapasitas air yang ada di danau tersebut. Sehingga dapat mengukur berapa jumlah mencairnya es di Greenland yang dapat meningkatkan ketinggian air laut.

"Kami yakin danau itu bisa memperlambat kenaikan tingkat permukaan air laut akibat dari lelehan es di Greenland," ujar Forster.

Untuk diketahui, menurut lembaga Intergovernmental Panel on Climate Change, lapisan es di Greenland terus mencair dari tahun 1993 sampai 2005. Hilangnya es di Greenland rata-rata sebanyak 121 miliar ton pada 1993 sampai 2005.

Lalu, jumlah mencairnya es terus meningkat di tahun 2005 sampai 2010. Totalnya diperkirakan mencapai 229 miliar ton. Selama 20 tahun terakhir, lelesan es di Greenland telah menaikkan permukaan air laut sekitar 0,34 inci.

>>Vivanews

Lima Fakta 'Kiamat' di Bumi Sudah di Depan Mata

Para ilmuwan khawatir karena bumi sudah makin tua dan rapuh.

 

Sepasang pemain ski terdampar di laut es Swedia  

 

 

     Planet Bumi makin bertambah tua. Para ilmuwan mulai mengkhawatirkan kondisi Bumi yang rapuh dan tidak mampu lagi mendukung kehidupan, termasuk bagi umat manusia.

Para ilmuwan menyatakan, bentuk nyata dari kehancuran Bumi sudah dapat dilihat dari bencana perubahan iklim, serangan asteroid dari ruang angkasa, sampai munculnya berbagai penyakit pandemi, seperti penyakit menular yang menyebar melalui populasi manusia di kawasan yang luas, misalnya benua, atau bahkan di seluruh dunia.

Beberapa film juga sudah menceritakan tentang berakhirnya kehidupan di Bumi. Misalnya The Day After Tomorrow. Di film fiksi ilmiah itu menggambarkan kehancuran Bumi akibat dari pemanasan global.

Meskipun hanya sebuah fiksi, tapi banyak ilmuwan yang meramalkan pemanasan global menjadi salah satu penyebab kehancuran Bumi yang terbesar.

Berikut lima penyebab nyata kehancuran Bumi dilansir Live Science, Minggu, 29 Desember 2013.

1. Pemanasan global

Ketakutan utama dari kehancuran Bumi adalah kerena perubahan iklim. Perubahan iklim dapat menyebabkan cuaca ekstrem, meningkatnya kekeringan di beberapa daerah, penyebaran penyakit ke seluruh dunia, dan daerah dataran rendah di planet Bumi akan tenggelam akibat naiknya permukaan air laut akibat mencair es di Kutub.

Bahkan, banyak ilmuwan yang menyatakan, perubahan iklim bisa menciptakan ketidakstabilan politik, bencana kekeringan, rusaknya ekosistem. Sehingga pada akhirnya Bumi tidak nyaman dan layak untuk ditempati.

2. Serangan Asteroid

Tercatat, hantaman meteor terdahsyat ke permukaan Bumi pada 30 Juni 1908, ke wilayah Siberia, Rusia menjadi ledakan meteor terbesar yang pernah terjadi sepanjang peradaban manusia.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian yang populer disebut Peristiwa Tunguska itu telah membumihanguskan 2.000 kilometer persegi wilayah hutan Siberia.

Para ilmuwan di dunia juga sangat mengkhawatirkan ancaman hujan batuan ruang angkasa yang sewaktu-waktu bisa menghantam Bumi.

Para astronom hanya mengetahui sebagian kecil dari jumlah batuan ruang angkasa, padahal masih banyak asteroid-asteroid yang tersembunyi di sistem Tata Surya.

3. Ancaman Penyakit

Penyakit baru selalu muncul setiap tahun. Beberapa penyakit yang menimbulkan pandemi di seluruh dunia adalah wabah penyakit pernapasan akut (SARS), flu burung, dan baru-baru ini muncul virus korona yang dikenal dengan MERS di Arab Saudi.

Sekarang, manusia di suatu negara memiliki hubungan dengan menusia lain di negara lain. Sehingga itu yang menyebabkan pendemi penyakit-penyakit berbahaya bisa menyebar dengan cepat.

"Ancaman pandemi global sudah sangat nyata terjadi," kata Joseph Miller, dalam bukunya yang berjudul Biology.

4. Perang Nuklir

Saat ini, keberadaan teknologi nuklir, oleh sebagian masyarakat dipersepsikan sebagai senjata, bom, atau hal-hal lain yang negatif.

Nuklir memang menakutkan. Korea Utara pernah memamerkan kekuatan senjata nuklir. Belum lagi, negara-negara lain yang masih menyembunyikannya.

Jika senjata nuklir berada di tangan yang salah, bisa dibayangkan betapa besar dampaknya bagi kesenjangan makhluk di Bumi, tak terkecuali manusia.

5. Efek Bola Salju (Snowball)

Penyebab-penyebab kehancuran Bumi yang disebutkan di atas bisa saja terjadi. Tapi, beberapa peneliti sangat yakin, efek bola salju dari beberapa penyebab itu akan lebih mungkin terjadi.

Contohnya, pemanasan global akan mengakibatkan perubahan iklim pada suatu negara, sehingga ekosistem pada negara tersebut akan rusak. Seperti, tanaman yang tidak bisa menghasilkan makanan.

Bencana itu memang terlihat kecil, karena terjadi pada satu negara. Tapi, sebenarnya bencana kecil itu lama-kelamaan akan terus meluas ke seluruh dunia. Dan akan terus menggerogoti Bumi secara bertahap. 

 

>>Vivanews

Al-Qaeda Makin Kuat di Irak, AS Kirim Rudal dan Drone

AS akan mengirim helikopter Apache jika saja tidak ditolak Kongres

 

  Drone ScanEagle yang diluncurkan dengan mesin ketapel 

 

 

    Diam-diam Amerika Serikat mengirimkan bantuan senjata mereka pada pemerintah Irak. Puluhan rudal penghancur telah sampai di bumi Irak, tahun depan pesawat mata-mata nirawak (drone) akan ikut meluncur. Bahkan AS berencana mengirim helikopter Apache jika saja tidak ditolak Kongres.

Seperti diberitakan New York Times yang mengutip seorang pejabat Kementerian Luar Negeri, AS pekan lalu telah mengirimkan pesanan Irak, yaitu 75 rudal Hellfire. Untuk satu buah rudal ini, Irak merogoh kocek US$70.000 atau lebih dari Rp859 juta per buahnya. 

Rudal ini akan ditembakkan dari pesawat Cessna turboprop ke markas-markas militan Al-Qaeda di Irak. CIA akan memandu dan memberikan informasi intelijen terkait target serangan.

Selain itu, AS rencananya akan mengirimkan 10 drone mata-mata ScanEagle pada Maret tahun depan. Harga satu drone yang dilemparkan dengan alat semacam ketapel ini mencapai US$100 ribu atau Rp1,2 miliar.

Menurut pejabat AS, bantuan ini diperlukan terutama pasca ditariknya tentara Amerika dua tahun lalu, karena Irak mulai kehabisan rudal Hellfire. Selain itu, Irak yang minim di angkatan udara dan mata-mata udara, sangat terbatas sekaligus kemampuannya untuk melokalisir dan menyerang markas al-Qaeda di barat dan utara negara tersebut.

Untuk mengatasi keterbatasan alat mata-mata Irak, pemerintah Barack Obama juga telah memberikan tiga balon sensor Aerostat, tiga helikopter mata-mata ke militer Irak dan berencana mengirimkan 48 drone mata-mata Raven sebelum tahun 2014 berakhir. Selain itu, AS juga untuk pertama kali akan mengirimkan pesawat tempur F-16 ke Irak pada musim gugur tahun depan.

Sebenarnya Obama juga berencana menyewakan dan menjual helikopter tempur Apache pada Irak, namun ditolak Kongres. Para anggota dewan di AS khawatir, Apache akan digunakan Perdana Menteri Nouri al-Maliki untuk mengintimidasi lawan politiknya.

Akibat tidak mendapatkan Apache dari AS, akhirnya Irak beralih ke Rusia. Dengan Rusia, Irak membeli empat helikopter tempur MI-35 bulan lalu dan berencana membeli puluhan lagi.

Pengiriman rudal dan drone ini sesuai dengan permohonan Maliki saat mengunjungi Washington D.C. Oktober lalu. Maliki tidak ingin pasukan AS tetap di negaranya, namun dia mendesak AS untuk menjual drone dan Apache pada mereka.

Sejak tahun 2005, AS telah menawarkan Irak bantuan sebesar US$35 miliar dalam bentuk senjata dan layanan militer, namun hanya US$8 miliar yang digunakan atau disetujui senat, seperti diungkapkan dalam riset William Hartung, direktur Center for International Policy di Washington.

Menurut Hartung, sebelumnya AS telah menjual ke Irak persenjataan tradisional, seperti tank Abram 140 M1, 18 jet tempur F-16 (yang tertunda), enam pesawat kargo C-130, dan jet serta kendaraan tempur lainnya. Irak sebelumnya telah menawarkan untuk membeli sistem pertahanan udara terintegrasi seharga US$2,4 miliar.

Persenjataan ini diperlukan Irak untuk melawan kekuatan Al-Qaeda yang semakin ganas saja. Menurut laporan PBB, tahun ini saja lebih dari 8.000 rakyat Irak tewas dalam serangan dan pengeboman Al-Qaeda, 952 di antaranya adalah tentara Irak, ini angka tertinggi sejak kekerasan tahun 2008.

kelompok afiliasi Al-Qaeda di regional tersebut, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), punya kekuatan besar di utara dan barat Irak. Mereka dilaporkan kerap berjalan dalam konvoi bersenjata, mengintimidasi kota-kota dan membantai pejabat lokal.

Pekan lalu, pengebom bunuh diri meledakkan diri dan menewaskan komandan militer Divisi Tujuh Irak dan puluhan tentaranya. Saat itu, Divisi Tujuh sedang menyerbu kamp latihan Al-Qaedah di Rutbah.

Hari Natal lalu, dua bom mobil meledak menewaskan sedikitnya 38 orang dan melukai 70 umat Kristen lainnya di Bagdad. Salah satu bom meledak di luar gereja usai misa Natal, bom lainnya meledak di pasar saat umat Kristiani sedang berbelanja.

Menurut pejabat Irak yang tidak ingin disebut namanya karena takut diincar al-Qaeda, kelompok militan ini mengambil keuntungan dengan menyingkirnya pasukan AS. ISIS, kata pejabat ini, membangun operasi mereka di Irak, meluas hingga Suriah. Di Suriah, mereka mengirimkan pengebom bunuh diri, 30 sampai 40 orang per bulannya. Sasaran mereka tidak hanya kaum Syiah yang menguasai pemerintah, namun pejabat Sunni yang mereka sebut sebagai antek Maliki.

Meningkatnya kekuatan Al-Qaeda menurut para ahli karena pemerintahan mayoritas Syiah Maliki dinilai arogan dan tidak mampu merangkul dan berbagi kekuasaan dengan para tokoh Sunni. Akibatnya, gerombolan sakit hati terutama dari kalangan pemuda, bergabung dengan al-Qaeda.

"Kebijakan pemerintahan yang sektarian berkontribusi pada masuknya elemen pemuda dari komunitas Sunni secara berbondong-bondong ke Al-Qaeda," kata Haitham Abdullah al-Jubouri, pegawai pemerintah di Baquba.

Menyusul penyerangan ISIS yang semakin marak di Irak, juru bicara Kementerian Luar Negeri Jen Psaki mengeluarkan pernyataan keras Minggu lalu. Menurutnya, Al-Qaeda saat ini mulai menguasai wilayah di dalam perbatasan Irak.

"Al-Qaeda adalah musuh bersama Amerika dan Republik Irak, dan ancaman bagi wilayah Timur Tengah seluruhnya," kata Psaki.

Drone Mata-mata Tidak Cukup

Kekuatan ISIS yang semakin meningkat dikatakan tidak akan musnah jika hanya diserang dengan rudal Hellfire. Menurut para ahli, Irak memerlukan drone serang, bukan drone mata-mata yang kemampuan terbangnya terbatas.

"Memberikan mereka drone ScanEagles memang bagus. Tapi apakah akan membuat perubahan? Daya jangkaunya sempit," kata Michael Knights, ahli keamanan Irak di Washington Institute for Near East Policy.

"Apa yang diperlukan saat ini adalah drone yang mampu terbang jauh, berdaya tahan lama, serta bersenjata. Ada satu tempat di dunia di mana Al-Qaeda bisa lari dari drone atau serangan udara AS, yaitu Irak dan Suriah," kata Knight.

Sebenarnya wacana permintaan drone bersenjata jenis Predator atau Reaper telah dilayangkan oleh Menteri Luar Negeri Irak Hoshyar Zebari. Namun Maliki dalam kunjungannya ke Washington tidak secara resmi memintanya.

Selain itu, pemerintah Gedung Putih sepertinya tidak akan mengabulkan jika permintaan tersebut disampaikan. "Kami tidak menerima permintaan resmi untuk drone bersenjata-AS untuk beroperasi di Irak. Kami juga tidak berencana mengirimkan misi I.S.R tersebut ke Irak," kata Bernadette Meehan, juru bicara Dewan Keamanan Nasional. I.S.R singkatan dari intelijen, pengamatan dan mata-mata.

Amerika memang satu dari 11 negara yang memiliki kemampuan drone canggih. Dikendalikan dari jarak jauh, drone ini mampu menjatuhkan serangan ke berbagai wilayah. Namun tidak dipungkiri, penggunaan drone di beberapa tempat seperti Pakistan, Yaman dan Afganistan juga ikut menewaskan warga sipil.


Seiring dengan semakin menyusutnya anggaran pertahanan AS, penggunaan drone ditingkatkan dan rekrutmen tentara dikurangi. Diperkirakan 30 persen dari Patroli Tempur Udara akan dikurangi, digantikan dengan drone yang jumlahnya ditambah, dari 65 menjadi 85.

Tahun 2013, seperti dilansir ABC News, anggaran Pentagon menyusut hingga US$6 miliar menjadi US$525 miliar.

Selain itu, keengganan AS menjual drone tempurnya karena takut teknologi canggih ini jatuh ke tangan yang salah, seperti Al-Qaeda atau Hizbullah. Pejabat intelijen AS kepada Washington Times November lalu mengatakan bahwa saat ini semakin mudah memperoleh teknologi tersebut.

"Semakin mudah bagi aktor non-negara untuk mendapatkan teknologi ini," kata dia.

Sebelumnya pemimpin Hizbullan Hassan Nasrallah mengklaim telah menerbangkan drone buatan mereka ke udara Israel tahun lalu. Negara zionis itu membenarkan telah menembak jatuh drone di udara mereka.

Menurut Nasrallah, drone itu buatan Iran dan dirakit di Lebanon. Tidak diketahui tipe dan kemampuannya.

Hal serupa juga terjadi di Asia saat Jepang menembak jatuh drone China Oktober lalu di atas pulau sengketa. Menurut pengamat, hal ini menunjukkan bahwa teknologi drone mulai juga diminati oleh negara-negara di Asia.

"Teknologi baru yang vital ini meningkatkan kewaspadaan. Namun sebaliknya, jika digunakan dengan gegabah, teknologi ini akan meningkatkan krisis matitim di Laut China Selatan atau Timur," kata Patrick M. Cronin, direktur senior Asia-Pacific Security Program di Center for a New American Security yang berbasis di Washington.

>>Vivanews

Mitra Kukar Berburu Penyerang Asing

Mitra Kukar Berburu Penyerang Asing


    Mitra Kukar terus memperkuat skuad mereka. Klub sepakbola berjuluk Naga Mekes ini berburu striker non-Asia sebelum bergulirnya turnamen prakompetisi Inter Island Cup (IIC).

Manajer Operasional Mitra Kukar Suwanto mengatakan mereka masih membutuhkan penyerang untuk melengkapi kuota pemain asing yang ditetapkan Badan Liga Indonesia. "Akan diumumkan nanti," katanya kepada wartawan di sela-sela Musyawarah PSSI Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda, Sabtu, 28 Desember 2013, malam.

Mitra Kukar baru saja menjalani tur Eropa dengan mengunjungi Spanyol. Tim asuhan Steffan Hannson itu menjajal kekuatannya dengan tim-tim besar seperti Barcelona dan Atletico Madrid. Tapi, mereka tidak membawa pulang pemain dari negara juara Piala Dunia itu. "Mungkin belum ada yang cocok dari Spanyol," kata Suwanto.

Raphael Maitimo cs mulai bergabung pada 2 Januari nanti di markas Mitra Kukar, Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara. "Untuk sementara, di posisi depan sudah ada Jajang Mulyana, Anindito dan Zulham Zamrun," ujar Suwanto.

Pemain asing yang sudah bergabung Erick Weeks Lewis, yang berposisi di gelandang serang. Mantan pemain Persiwa Wamena dan Sriwijaya FC ini tampil memukau di lini tengah. Erick bakal duet bersama pemain gaek Bima Sakti yang sekaligus menjabat asisten pelatih. Pemain Asia ada Park-Chul Yung masih masih di bekap cidera.

Sekretaris Mitra Kukar Trias Selamet mengisyaratkan striker asing yang bakal diboyong ke Kota Raja merupakan pemain besar yang sudah malang melintang di lapangan hijau. Namun, dia menolak menyebut nama yang mereka incar. "Mudah-mudahan kali ini dapat ikan besar lah," kata dia.

>>Tempo

Regulasi PSSI Garansi Kompetisi Musim Depan Berjalan Fair Play

Regulasi PSSI Garansi Kompetisi Musim Depan Berjalan Fair Play


    Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014, digaransi berlangsung lebih kompetitif. Selain bakal diikuti sebanyak 22 klub, tidak akan diwarnai praktek pengaturan skor.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono, menegaskan akan melalukan pengawasan lebih keras untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya hal buruk tersebut.

"Sepak bola itu, sederhana saja. Jika semua elemen yang ada di dalamnya menjalankan tugas dengan baik, maka semua akan baik-baik saja. Yang juga perlu diIngat, regulasi berlaku. Saya memiliki keyakinan, tim yang bertanding di lapangan akan menjunjung tinggi nilai dari slogan fair play," kata Joko Driyono.

"Selain itu, kami akan selalu mengawal jalannya pertandingan di ISL musim depan dengan menempatkan orang-orang kami," sambung Joko yang juga menjabat CEO PT Liga Indonesia, operator kompetisi ISL.

PSSI pun sudah memastikan Kompetisi ISL musim 2013-2014, bergulir menggunakan format dua wilayah.

Dengan begitu, akan ada babak delapan besar yang diikuti empat tim teratas dari masing-masing wilayah. Setelah itu, dilanjutkan babak semifinal dan final. Semua fase tersebut, menerapkan sistem pertandingan kandang-tandang.

>>Bolanews

Kamis, 26 Desember 2013

9 Tahun Tsunami Aceh



                 Keluarga korban tsunami saat berdoa di kuburan massal


    Masyarakat Aceh menggelar doa bagi korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami yang melanda sebagian wilayah Aceh sembilan tahun silam, Kamis (26/12) ini.
Keluarga-keluarga korban mendatangi kuburan massal di sejumlah tempat di Banda Aceh, sementara lainnya menggelar doa di masjid atau musala.

"Saya baru saja pulang dari masjid, setelah tadi ikut membaca Surat Yasin," kata Imron Abdullah, yang berusia 53 tahun, warga Lampeuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (26/12), kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, melalui telepon.
Salah satu kuburan massal korban tsunami yang banyak didatangi keluarga korban adalah yang terletak di kawasan Lambaro Sukon, Kabupaten Aceh Besar.

Wartawan senior di Kota Banda Aceh, Uzair, mengatakan, sebagian warga Aceh yang menggelar doa di kuburan massal, tidak begitu yakin bahwa anggota keluarganya dikubur di tempat tersebut.
"Jadi ini simbolis saja," kata Uzair, yang juga pimpinan stasiun televisi Antero di Banda Aceh.
Di beberapa sudut Kota Banda Aceh, menurut Uzair, warga juga memasang bendera setengah tiang sebagai simbol berduka atas tragedi tsunami yang menyebabkan sekitar 200.000 orang meninggal dunia.
"Itu juga bagian dari tanda berduka yang dilakukan masyarakat secara spontan," kata Uzair.

'Tetap hidup'

Sementara seorang warga Kota Langsa yang terletak sekitar 400km dari Banda Aceh, Mohammad Yaman al-Safar, juga mengaku ikut berdoa di sebuah masjid di kota itu.



              Warga Aceh menggelar doa untuk korban di bekas lokasi gempa.


"Kami tadi menggelar shalawat Nabi dan doa untuk para korban," kata Yaman, yang saat gempa dan tsunami meluluhlantakkan sebagian wilayah Aceh masih berstatus mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Tetapi Uzair juga mengamati peringatan sembilan tahun tsunami Aceh kali ini berbeda dibanding peringatan-peringatan sebelumnya.
"Memang masih ada air mata, tetapi warga Aceh sudah jauh bangkit.



                Keluarga korban berdoa dan menabur bunga di kuburan massal.


"Dan persepsi warga luar Aceh terhadap Aceh, sudah berubah. Kalau dulu melihat Aceh, identik dengan tsunami dan konflik, kalau sekarang ingat kuliner, seperti kopi Aceh," kata Uzair.

Ade Zahara Marwan, warga Aceh yang kini tinggal di Iran, melalui Klik Facebook BBC Indonesia mengatakan dari 66 orang keluarganya kini tersisa 20an jiwa setelah tsunami.
Meski sedih Ade mengatakan kenangannya tak berubah tentang sanak kerabatnya yang telah tiada, terutama ibunya.
"Dia tetap hidup dalam jiwa saya. Senyumnya, nasehatnya dan semangat bekerjanya."

>>BBCIndonesia

Rabu, 25 Desember 2013

Jelang haul Gus Dur, intelijen cek persiapan di Ponpes Tebuireng

Jelang haul Gus Dur, intelijen cek persiapan di Ponpes Tebuireng


    Panitia haul almarhum KH Abdurrahman kini sedang menyiapkan acara menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Rencananya, peringatan meninggalnya Gus Dur akan digelar 3 Januari mendatang.

"Saat ini, hampir tiap hari ada pemantauan dan pemeriksaan. Bahkan, dari intelijen juga datang melihat kondisi pondok," kata salah seorang panitia acara Asnawi di Jombang, Kamis (26/12).

Dia mengatakan dalam haul ke-4 almarhum Gus Dur atau yang akrab disapa Gus Dur itu, panitia berencana mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada puncak acara di PP Tebuireng, Jombang.

"Kegiatan tersebut rencananya diselenggarakan pada 3 Januari 2014, yang dikemas dalam acara tahlil dan pengajian akbar," ujarnya.

Selain ada kegiatan tahlil dan pengajian akbar, panitia juga menggelar kegiatan "Maulid Diba' 1000 Rebana" di pondok, serta khataman Alquran.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Jombang AKP Sugeng Widodo mengatakan sejauh ini belum ada komunikasi baik dari pusat, provinsi, ataupun panitia terkait dengan rencana kedatangan Presiden itu.

Sugeng mengatakan biasanya tiga hari sebelum pelaksanaan akan ada keputusan termasuk personel yang diturunkan jika benar Presiden akan datang ke Jombang.

"Polisi di ring tiga, sementara yang pertama dari paspampres (pasukan pengamanan Presiden). Untuk saat ini, kami belum menyiapkan jumlah personel, karena menunggu kepastian dari pusat," ucapnya seperti dikutip Antara.

Menjelang haul Gus Dur, ratusan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia berziarah ke makam yang ada di kompleks pondok tersebut.

Selain almarhum Gus Dur, di makam tersebut juga terdapat makam pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ari, serta sejumlah keluarga lainnya.

Gus Dur lahir di Jombang, pada 7 September 1940. Ia wafat di Jakarta pada 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun. Tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik itu pernah menjabat sebagai Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001, menggantikan Presiden BJ Habibie setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999.

>>Merdeka