Kamis, 08 November 2012

Ditemukan, Tengkorak Korban Ritual "Brutal" Suku Aztec

50 tengkorak ditemukan dalam satu lokasi di Templo Mayor.

 

   

 

Sudah lama diketahui, Suku Aztec di Meksiko memiliki ritual pengorbanan manusia. Upacara itu dilakukan atas altar, di puncak piramida. Dengan cara mengambil jantung korban.

Temuan sejumlah arkeolog baru-baru ini mengungkap  cara lain dalam ritual pengorbanan manusia. Mereka menemukan 50 tengkorak di kuil keramat Aztec, yang berusia 500 tahun.

Temuan dihasilkan dari kuil Templo Mayor, Mexico City. Di situlah upacara Aztec yang paling penting terjadi antara tahun 1325 hingga penaklukan Spanyol pada tahun 1521.

Semuanya berada dekat batu kurban berwarna hitam. Lima di antaranya terkubur di bawah batu. Kondisi mereka mirip, ada dua lubang, masing-masing di kedua sisi kepala. 

 

Korban ritual Aztec


Arkeolog, Raul Barrera dari National Institute of Anthropology and History Meksiko mengatakan, 45 tengkorak lainnya tampaknya dijatuhkan begitu saja ke atas batu.

Agustus lalu, saat merenovasi Templo Mayor, tim juga menemukan tengkorak dan lebih dari 200 tulang rahang. Barerra mengatakan, tengkorak-tengkorak tersebut adalah milik perempuan dan lelaki berusia 20-35 tahun. Bisa jadi ia digali dari situs lain dan dimakamkan kembali di sana. Juga kerangka seorang wanita muda yang dikorbanka mempersonifikasikan dewi, dikelilingi oleh tumpukan hampir 1.800 tulang.

Tim juga menemukan 'pohon suci,' yang terlihat seperti bekas batang pohon ek. Para ahli menduga, pohon itu dibawa dari daerah gunung untuk ritual.
Kembali ke penemuan tengkorak, meski dalam kondisi baik, ada retakan bolong di sisi kepala yang diduga untuk memasukkan kayu, agar bisa digantung dalam rak.

Barrera mengatakan kunci dalam penemuan itu adalah batu korban, yang terlihat seperti batu nisan abu-abu.

Batu pengorbanan ritual Aztec


"Di bawah batu kurban, kami menemukan lima tengkorak. Tengkorak-tengkorak yang ditusuk dengan tongkat, "katanya. "Ini adalah temuan yang sangat penting."

Sementara, arkeolog University of Florida,Susan Gillespie, yang tidak terlibat dalam penggalian, mengatakan, ia tertarik dengan tengkorak dalam rak, atau disebut zompantli, yang dimakamkan secara terpisah.

"Ini menyediakan informasi baru tentang penggunaan dan  penggunaan kembali tengkorak untuk acara ritual di  Templo Mayor," kata Gillespie

Sebab pengorbanan manusia Aztec selalu diasosiasikan dengan pengambilan jantung. "Ini memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana Aztec menggunakan tubuh manusia dengan cara berbeda dalam ritual mereka.

>>Vivanews

Selasa, 06 November 2012

Obama Kembali Terpilih Menjadi Presiden AS

Obama-Bidden mengalahkan Mitt Romney-Paul Ryan.

 

 Michelle dan Barack Obama 

   

     Barack Obama kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya. Obama yang diusung Partai Demokrat bersama Joe Bidden berhasil mengalahkan pasangan Partai Republik, Willard Mitt Romney-Paul Ryan, dalam pemilu yang digelar pada Rabu 7 November 2012.

Berdasarkan perhitungan yang dilansir Foxnews, Obama-Bidden memperoleh 275 electoral votes. Sementara pasangan Romney-Ryan, mendapat 203 electoral votes. Untuk memenangkan pemilu, suara minimal yang dibutuhkan 270. Pada pemilihan presiden 2009 lalu, Obama mengalahkan calon dari Partai Republik, John McCain. Kala itu, Obama menjadi Presiden AS ke-44.

Barack Husein Obama lahir di Honolulu-Hawaii pada 4 Agustus 1961. Ayahnya adalah Barack Hussein Obama Sr, berasal dari Kenya. Sedangkan ibunya adalah Ann Dunham, dari Wichita, Kansas. Kedua orangtuanya berpisah saat Obama berusia dua tahun. Ayah Obama kembali ke Kenya, sedangkan ibu Obama menikahi Lolo Soetoro, pria asal Indonesia. Pada 1967 keluarganya pindah ke Jakarta.

Obama kecil kemudian bersekolah di SD Santo Fransiskus Asisi di Tebet selama tiga tahun. Kemudian pindah ke SD Negeri Menteng 1 sampai berusia sepuluh tahun. Obama kembali ke Honolulu untuk tinggal bersama kakek dan neneknya dan belajar di Sekolah Punahou sejak kelas lima tahun 1971 hingga lulus SMA pada 1979.

Obama kemudian melanjutkan pendidikan Universitas Columbia. Lulus pada tahun 1983 dengan gelar BA. Obama kemudian bekerja selama setahun di Business International Corporation dan kemudian di New York Public Interest Research Group. Pada 1988, Obama meneruskan kuliah ke Fakultas Hukum Universitas Harvard. Dia menjadi laki-laki berkulit hitam pertama yang memperoleh nilai terbaik sepanjang sejarah sekolah itu. Di sekolah ini pula nama Obama mulai berkibar melalui tulisan-tulisannya yang mengkritik rasialisme.

Obama kemudian diangkat sebagai dosen di Universitas Hukum Chicago. Pada 1991, Obama bertunangan dengan Michelle Robinson, teman dekatnya yang juga seorang pengacara. Obama dan Michlelle menikah pada 3 Oktober 1992. Keduanya dikaruniai dua anak perempuan, Malia Ann (1998) dan Natasha (2001).

Karir politik pertamanya dimulai saat pemilihan pemimpin senator bagian negara Illinois pada 1996. Pada tahun 2004 Obama terpilih sebagai senat dari Partai Demokrat di Illionis. Obama kemudian diangkat sebagai juru bicara pada konvensi National di Boston. Kemudian pada 2008, Obama ikut bersaing dalam pencalonan presiden dari Partai Demokrat. Dan akhirnya pada tahun 2009, pada usia ke-44, Obama berhasil menang dalam pemilihan Presiden Amerika.

 

>>Vivanews - 7 November 2012 / 11:22

Mitt Romney Rampungkan Pidato Kemenangan

Romney tampak semakin percaya diri bisa memupuskan ambisi Obama.

 

 Mitt Romney  

    

     Meski penghitungan suara pemilihan Presiden Amerika Serikat belum rampung, tetapi kandidat Mitt Romney sudah menyelesaikan pidato kemenangannya. Memang, ini disebut-sebut pemilihan presiden Amerika Serikat terketat dalam sejarah.

Hingga kini, dari hasil penghitungan yang terus berjalan, Romney sudah memperoleh 154 dari 270 suara untuk menuju Gedung Putih. Sedangkan Barack Obama baru mencapai 153 suara.

Romney tampak semakin percaya diri bisa memupuskan ambisi Obama untuk menjabat presiden kedua kalinya. Gubernur Massachusetts itu bahkan mengaku sudah merampungkan pidato kemenangannya sebagai Presiden AS.

Kepada para wartawan dalam penerbangan dari Pittsburgh menuju Boston, Romney menyampaikan soal pidato kemenangannya. Tak lupa, Romney menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada tim suksesnya.

"Saya sangat senang sekali. Saya merasa seperti kita sudah menempatkan semuanya. Kami tidak meninggalkan apa-apa di "ruang ganti." Kami berjuang sampai akhir. Dan saya pikir itulah sebabnya kami akan sukses," kata Romney.

Tak lupa, Romney mengaku sudah menuntaskan pidato kemenangannya. "Saya baru saja selesai menulis pidato kemenangan ini. Sekitar 1.118 kata," kata kandidat dari Partai Republik ini.

Pemilu di AS cukup unik. Pemenang Pemilu bukan ditentukan dari jumlah suara populer terbanyak, namun melalui mekanisme penghitungan khusus yang disebut electoral college.

Berdasarkan mekanisme itu, setiap negara bagian diberi sejumlah electoral votes dalam komposisi yang berbeda, sesuai dengan proporsi penduduk masing-masing. Pemenang ditentukan bila berhasil meraih sedikitnya 270 electoral votes.

 

 >>Vivanews - Rabu 7 November 2012/ 09:49