Kamis, 29 Agustus 2013

Iran Tidak Akan Biarkan Barat Serang Suriah

Rohani akan menerapkan seluruh upaya untuk mencegahnya.

 

 Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rohani  

 

    Pemerintah Iran menegaskan mereka tidak akan membiarkan Barat melancarkan serangannya ke Suriah. Presiden Iran Hassan Rohani mengatakan, Iran akan melakukan segala upaya mencegah agresi militer terhadap rezim Bashar al-Assad yang mereka dukung.

Diberitakan Al-Jazeera yang mengutip Press TV, Kamis 29 Agustus 2013, hal ini disampaikan Rohani pada Presiden Rusia Vladimir Putin melalui sambungan telepon. Kedua negara ini memang dikenal sebagai pendukung nomor wahid rezim Suriah.

"Aksi militer akan memiliki dampak yang besar terhadap kawasan. Penting sekali untuk menerapkan seluruh upaya untuk mencegahnya," kata Rohani.

Dalam laporan percakapan kedua kepala negara, Rohani mengatakan bahwa Iran dan Rusia sama-sama berupaya agar serangan militer tidak dilakukan. Rohani bahkan menyebut agresi militer terhadap Suriah adalah "pelanggaran terbuka" terhadap hukum internasional.

Barat yang digawangi Amerika Serikat, Inggris dan Prancis sebelumnya menggelontorkan wacana aksi militer. Hal ini juga disampaikan Inggris dalam draft resolusi di Dewan Keamanan PBB yang akhirnya ditolak.

Barat menganggap pihak Assad sudah keterlaluan karena menyerang warga sipil dengan senjata kimia, menewaskan 1.700 orang. Kesimpulan penggunaan senjata kimia ini disampaikan para kepala negara, termasuk Barack Obama.

Rohani mengatakan bahwa Iran juga mengutuk penggunaan senjata kimia. Namun dia menghimbau semua pihak untuk berkepala dingin dan mencari fakta soal digunakannya senjata itu di wilayah Ghouta. Hal serupa disampaikan Rusia saat menolak draft resolusi Inggris di DK PBB.

"Penilaian yang terlalu dini sangat berbahaya, sebelum adanya klarifikasi yang menunjukkan bahwa Suriah benar-benar menggunakan senjata kimia," kata Rohani.

>>Vivanews

Jika Barat Menyerang Suriah

Kapal perang AS, USS Ramage, siaga di Mediterania menunggu perintah serang ke Suriah

     

    Sekitar 6.000 warga Suriah berbondong-bondong melintasi perbatasan Masnaa, Lebanon, Rabu waktu setempat. Jumlah ini berkali-kali lipat lebih banyak ketimbang sebelum penyerangan senjata kimia pekan lalu di wilayah Ghouta, pinggiran Damaskus.

Di hari normal, biasanya hanya sekitar 500 sampai 1.000 pengungsi Suriah datang ke Lebanon, tergantung intensitas dan luas area pertempuran, seperti dilansir CBS News, Kamis 29 Agustus 2013. Sekitar 2.000 orang menyeberang dari Lebanon ke Suriah, mengevakuasi keluarga mereka dari zona tempur.
Selain takut jadi sasaran senjata kimia rezim Bashar al-Assad, kali ini warga Suriah eksodus lantaran khawatir akan serangan Barat. Salah satu dari mereka adalah seorang wanita, sebut saja namanya Ummu Ahmad, 45, yang menyeberang ke Lebanon bersama lima anaknya.

"Seakan tidak cukup seluruh kekerasan dan pertempuran di negara ini, sekarang Amerika ingin mengebom kami?" kata Ummu Ahmad yang enggan memberikan nama aslinya demi keselamatan.
Dia kini menjadi bagian dari dua juta rakyat Suriah yang tinggal di pengungsian di negara-negara tetangga, seperti Turki, Yordania dan Lebanon. Hidup mereka terkatung-katung, bahkan melarat. "Apa yang akan kami lakukan di sini? Akan ke mana kami? Saya tidak tahu, tapi setidaknya kami aman," kata Ummu Ahmad.
Ketakutan yang sama tidak hanya dialami oleh rakyat Suriah. Pemerintah Israel juga ikut ketar-ketir. Pasalnya, mereka kemungkinan akan kena getah pertempuran antara Assad dan Barat.

Untuk itulah Israel mempersiapkan warga sipilnya untuk menghadapi peperangan. Kantor pos Israel ditugaskan mengirimkan masker gas ke lima juta atau sekitar 60 persen dari populasi Israel, untuk mengantisipasi serangan gas beracun. Selain itu, tentara juga ditarik ke dalam untuk melindungi rakyat.
Ketegangan semakin menjadi saat Presiden Barack Obama secara langsung mengatakan bahwa serangan senjata kimia pekan lalu yang menewaskan 1.700 orang adalah ulah rezim Assad. Dalam acara PBS Newshour, Obama mengatakan bahwa dia menyangsikan tuduhan Assad kepada pasukan oposisi.
"Kami tidak percaya, dengan sistem peluncuran yang menggunakan roket, tentara oposisi mampu melakukannya. Kami menyimpulkan bahwa adalah pemerintah Suriah yang telah melakukan aksi keji ini," ujar Obama.
Wakil Presiden AS Joe Biden juga dengan lantang menegaskan "tidak diragukan lagi" Assad menggunakan senjata kimia.

Tuduhan terhadap rezim Assad juga datang dari NATO dan Liga Arab yang mengatakan bahwa Suriah menimbun senjata kimia. "Penggunaan senjata ini tidak bisa diterima dan tidak bisa dibiarkan. Mereka yang bertanggung jawab harus diadili. Kami menganggap penggunaan senjata kimia adalah ancaman pada perdamaian dan keamanan internasional," ujar NATO dalam pernyataannya.
Upaya menghentikan kekerasan Assad di Suriah melalui Dewan Keamanan PBB juga masih buntu. Rancangan resolusi tindakan militer yang diajukan Inggris tidak mencapai mufakat di DK PBB, terutama karena sekali lagi dijegal Rusia dan China.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa resolusi yang diajukan Inggris terlalu prematur. Menurut dia, DK PBB masih harus menunggu laporan dari tim investigasi PBB di Suriah yang telah mengambil sampel dari lokasi insiden senjata kimia.
Obama mengatakan bahwa dia belum mengeluarkan keputusan apapun soal serangan terhadap Suriah. Namun, empat kapal perang AS telah siaga di Laut Mediterania, siap menunggu perintah serang. Begitu pula dengan Inggris dan Prancis. Mereka bersikeras, serangan bisa dilakukan walaupun tanpa restu DK PBB.
"Apakah mungkin merespons serangan senjata kimia tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB? Saya katakan: bisa," Hague menegaskan.

Jika diserang
    Menurut para analis, jika memang diserang, Suriah akan menghindari pertempuran langsung dengan AS dan hanya akan menerima hantaman roket, selama serangan itu tidak mengganggu pusat pemerintahannya.
Lagipula, serangan AS nanti dianggap tidak akan memakan waktu lama. Seperti disampaikan berbagai sumber di Gedung Putih, serangan itu bukan untuk menggulingkan Assad, hanya menghukum saja. Diperkirakan, AS hanya akan memborbardir Suriah selama tiga hari.
 "Saya kira kalkulasinya adalah, 'Mari merunduk, terima saja serangan yang terbatas dan bertempur di lain hari,'" kata Shawn Brimley, ahli pertahanan dari Center for a New American Security, sebagaimana diberitakan Reuters.
"Saya justru akan terkejut jika Assad coba menyerang balik, karena itu malah hanya akan memperparah serangan AS," lanjut Brimley, yang juga anggota Dewan Keamanan Nasional Obama.

Namun yang jadi masalah adalah sekutu-sekutu dekat Suriah, seperti Iran dan Hizbullah. Pengamat mengatakan Suriah memang menghindari pertempuran langsung dengan AS. Namun, Assad dan sekutunya bisa menyerang negara-negara tetangga mitra AS di kawasan, seperti Israel, Yordania atau Turki. Pengamat menyebutnya "reaksi asimetris".

Baik Suriah dan Iran memang memiliki kapasitas militer yang tidak bisa dianggap enteng. Itulah sebabnya, Barat lebih memilih menyerang dari jarak jauh ketimbang masuk ke wilayah darat atau udara Suriah.
Kedua negara, Suriah dan Iran, memiliki rudal balistik yang bisa menjangkau Israel, Turki dan Yordania. Belum lagi jika dibantu pasukan Syiah Hizbullah dari Lebanon yang dibekingi Iran. Dengan puluhan ribu roket jarak dekatnya, Hizbullah bisa menyerang hingga pusat kota Israel.
Bantuan dari Iran ini sudah bisa dipastikan. Presiden Hassan Rohani dalam percakapannya dengan Presiden Vladimir Putin seperti diberitakan Press TV mengatakan Iran akan mengupayakan segala cara untuk mencegah serangan Barat ke Suriah.
"Aksi militer akan memiliki dampak yang besar terhadap kawasan. Penting sekali untuk menerapkan seluruh upaya untuk mencegahnya," kata Rohani.

Pernyataan jauh lebih keras disampaikan Panglima Militer Iran, Hassan Firouzabadi, Rabu lalu. Dia mengancam bahwa "setiap serangan ke Suriah, berarti juga membumihanguskan Israel."
Iran diprediksi akan memegang kata-katanya. Namun pengamat menyangsikan Iran akan melakukan serangan langsung terhadap Israel. Pasalnya, serangan ke Israel akan mencoreng citra Rohani yang berjanji meningkatkan hubungan luar negeri Iran.
Hayat Alvi, dosen studi Timur Tengah di U.S. Naval War College mengatakan, Iran kemungkinan akan menggunakan tangan Hizbullah untuk pekerjaan kotor ini. "Serangan Hizbullah ke Israel sangat mungkin, dan banyak yang berspekulasi soal perang Hizbullah-Israel lainnya di Lebanon," kata Alvi.
Hal ini sebelumnya telah disampaikan oleh pemuka Syiah pro-Hizbullah di Lebanon, Syeikh Afif Nabulsi. "Setiap serangan AS terhadap Suriah akan dibalas dengan keras pada kepentingan-kepentingan AS di kawasan dan Israel secara langsung," ujarnya seperti dilansir Daily Star.

    Selain negara-negara di kawasan, yang bisa menjadi korban serangan asimetris ini adalah warga Suriah. Serangan terutama akan dilakukan oleh Hizbullah yang telah menurunkan ribuan tentaranya ke wilayah Suriah.
"Hizbullah kemungkinan akan merespons serangan AS dengan menyerukan semua operasi di lapangan yang merencanakan serangan dan pembunuhan, untuk mempercepatnya," kata Matthew Levitt, pakar terorisme dari The Washington Institute for Near East Policy, yang akan meluncurkan buku tentang Hizbullah pekan depan.
"Iran, Suriah dan Hizbullah semuanya cenderung melakukan serangan asimetris," kata Levitt.

Selain itu, konflik ini berpeluang meluas jika Iran mengerahkan kelompok militan Syiah yang didukungnya di Irak. Menurut pejabat AS yang berpengalaman di Timur Tengah, selama ini militan Syiah di Irak belum bergerak menanggapi serangan yang dilakukan kelompok militan Islam.

"Masih ada militan di Irak yang kemungkinan besar akan merespons jika ditekan Iran. Ini yang menjadi keprihatinan dan menganggu pikiran semua orang," kata pejabat yang enggan disebut namanya ini.
Selain itu, serangan tidak hanya dilakukan di ranah pertempuran militer. Alvi memperkirakan, saling serang juga akan terjadi di dunia maya alias siber. "Iran dan Suriah bisa mengincar infrastruktur siber tentara koalisi dan target-target potensial lainnya. Mereka terbukti cukup mumpuni di bidang ini," kata Alvi.

>>Vivanews

6 Bus Rombongan The Jakmania Dirusak Suporter Persib Bandung

6 Bus Rombongan The Jakmania Dirusak Suporter Persib Bandung


    The Jakmania -sebutan suporter Persija Jakarta- kembali harus membayar mahal atas loyalitasnya terhadap klub yang didirikan pada 28 November 1928 tersebut.

Memberikan dukungan kepada klub kebanggaannya ketika lawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8), justru kerugian materi dan moril yang didapat.

"Ketika pulang menuju Jakarta, bus rombongan kami diserang secara mendadak oleh suporter Persib Bandung. Akibatnya, 6 bus rusak sangat parah dan banyak korban luka berat hingga ringan," kata Muhammad Larico Ranggamone, Ketua Umum The Jakmania.

"Serangan terjadi mulai dari Subang sampai Simpang Jomin, arah Gerbang Tol Cikampek, Cikopo. Kami melihat, hal tersebut benar-benar direncanakan secara matang. Mereka begitu niat menyerang kami," sambungnya.

Kedua tim, pun harus puas berbagi gol 1-1. Gol bagi Macan Kemayoran- julukan Persija Jakarta, dicetak M Ilham pada menit ke-12. Sementara Persib melalui Sergio van Dijk pada menit ke-72.

Dengan tambahan satu poin, tim besutan Benny Dollo tersebut harus berjuang ekstra untuk mendongkrak posisinya di klasemen sementara ISL. Macan Kemayoran kini berada di posisi kesepuluh dan menyisakan tiga laga lagi serta bersaing ketat dengan Gresik United, Persisam Putra Samarinda jika ingin finis di posisi delapan.

Persija juga wajib mewaspadai tim yang berada di bawahnya seperti Persita Tangerang dan Pelita Bandung Raya (PBR).

>>BolaNews

Senin, 26 Agustus 2013

Lolos Seleksi Capres Demokrat, Ini Kata Isran Noor

http://radiogwp.com/wp-content/uploads/2012/07/Bupati-Kutim.jpg


    Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, Isran Noor meminta restu dan dukungan rakyat Kutai Timur, sebab ia dipastikan menjadi salah satu peserta mengikuti konvensi capres dan calon wakil presiden (cawapres) Partai Demokrat pada Pilpres 2014.
"Alhamdulillah saya sudah dihubungi DPP PD sebagai peserta konvensi capres dan cawapres dari Partai Demokrat. Saya mohon restu doa dan dukungannya karena mungkin tahun 2014 saya akan tinggalkan Kutai Timur," kata Isran Noor, Selasa (20/8).

Pernyataan tersebut dikatakan Bupati Kabupaten Kutai Timur itu saat memberikan sambutan pada acara lepas sambut Komandan Kodim 0909/SGT dari Letkol Inf Husni Mubarak ke Letkol Inf Andi Gunawan di gedung serba guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Selasa malam.
Di depan para pejabat Pemkab dan anggota DPRD serta ratusan tokoh masyarakat dan pemuka adat, Isran Noor mengatakan, kabar kepastikan dirinya lolos sebagai salah satu peserta capres dan cawapres Partai Demokrat tahun 2014 melalui petinggi DPP Partai Demokrat.

 

    Dua petinggi panitia konvensi dan dari DPP Partai Demokrat yang datang dan menghubungi saya lolos seleksi konvensi capres dan cawapres, Charis Rully dan Amir Syamsudin yang juga Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia (HAM)?ujar Isran yang mendapat aplaus ratusan hadirin.
Isran Noor yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), mengungkapkan, kedua petinggi tersebut datang dan menghubungi dirinya agar bersedia masuk sebagai salah satu peserta konvensi. Ini merupakan penghargaan saya dan saya akan mengikuti semua prosesi dan seluruh tahapan-tahapannya.

    Sebagai salah peserta konvensi capres dan cawapres, tentu dirinya akan semakin sibuk dan banyak berada di Jakarta. Namun tugas-tugas utamanya sebagai bupati Kutai Timur tidak akan terganggu dan akan berjalan seperti biasa. "Untuk beberapa bulan kedepan kesibukan saya akan meningkat dengan konvensi capres dan cawapres, tapi saya tidak meninggalkan tugas utama sebagai bupati," ujarnya.
Isran Noor juga menyatakan kesediannya dan kesiapannya untuk menjalani tahapan prakonvensi (pre-session) untuk berkenalan dan tanya jawab komite konvensi dengan semua calon peserta.

>>Republika

Farid Berani “Jewer” Awang Faroek

Serunya Obral Janji saat Penyampaian Visi-Misi Calon Gubernur Kaltim

 http://monitorcomindonesia.files.wordpress.com/2011/04/farid-wagub.jpg


    Untuk pertama kalinya, Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy yang selalu terlihat harmonis dengan sang gubernur Awang Faroek Ishak, berani melawan. Farid menyebut proyek multiyears yang selama ini digagas dan begitu dibanggakan Awang Faroek sebagai proyek yang minim manfaat. Ini jadi konsumsi publik ketika terbeber dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Visi-Misi Sabtu (24/8) kemarin.
 
Dalam momen ini, ketiga pasangan calon sesuai nomor urut yakni Awang Faroek-Mukmin Faisyal, Farid Wadjdy-Aji Sofyan Alex dan Imdaad Hamid-Ipong Muchlissoni, memang diberi kesempatan untuk memaparkan apa saja visi-misi mereka dalam pembangunan Kaltim 5 tahun ke depan di depan para anggota DPRD Kaltim. Komentar pedas namun tenang dari Farid, langsung bikin seisi gedung dewan kaget.
 
“Kami tidak melanjutkan penderitaan masyarakat Kaltim. Kami tidak melanjutkan kesulitan air bersih, kurang listrik, pengangguran, dan megaproyek yang minim manfaatnya serta tidak cepat dirasakan masyarakat Kaltim,” cetusnya saat pemaparan, “menjewer” telak program-program Awang Faroek. Sindiran itu langsung dilanjutkan Farid dengan program yang menarik.
 
Pasangan nomor dua ini ingin Kaltim mandiri dan sejahtera. Misinya terkonsentrasi di bidang bisnis. Mencontoh negara-negara maju seperti Korea Selatan, Tiongkok, dan Singapura. Menurut mereka, untuk menjadi negara maju setidaknya Kaltim perlu menyumbang 86.000 entrepreneur baru. “Jumlah tersebut dua persen dari jumlah penduduk Kaltim.
 
Bila kita ingin makmur, katakanlah dalam jangka waktu 5 tahun ini, maka Kaltim harus mencetak 17.200 wirausahawan per tahun,” terangnya. Farid menyebut, jika mereka memimpin nanti, sudah siap dengan program-program yang menargetkan tumbuhnya wirausahawan mandiri. Target lain berupa 100 inkubator bisnis di Kaltim yang terkoneksi dengan universitas.
 
 
 
 
 
    Selama pemaparan, Farid tampak berkolaborasi, bergantian dengan wakilnya, Sofyan Alex. Ini jauh berbeda bila dibandingkan dengan pasangan nomor urut 1, AFI-Mukmin, yang semua pemaparannya diucapkan oleh AFI. Dalam penyampaiannya, Faroek memaparkan visi dan misi dengan melanjutkan berbagai megaproyeknya. Juga konsentrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
 
Tetap mengucurkan beasiswa untuk 50 ribu pelajar per tahun. Meningkatkan kesediaan pangan melalui konsentrasi pembangunan food estate. Yang terakhir, pasangan nomor urut tiga Imdaad-Ipong. Mereka menampilkan sesuatu yang beda, gaya pemaparannya lebih mirip orasi ketimbang membaca materi. Apalagi ketika Ipong memaparkan visi-misi dengan suara serak-basahnya.
 
“Kita tahu jalan rusak antarkabupaten/kota sangat dikeluhkan. Bukan hanya masyarakat tapi pejabat juga mengeluhkan kondisi ini. Transportasi akan jadi hal yang pertama kali dibereskan,” ujar Ipong usai rapat paripurna.
 
Selain itu, lanjutnya, pekerjaan rumah besar yaitu memanfaatkan lahan bekas tambang. Ipong berpendapat, potensi besar di lahan bekas tambang tapi tidak dilirik. Begitu pula dengan potensi wisata di Kaltim. Sementara Imdaad menekankan jatah dari pusat yang harusnya diterima Kaltim. “Kita tahu Kaltim merupakan provinsi terkaya tapi kenapa jalan masih rusak, listrik kurang, juga pengangguran yang jumlahnya tinggi,” tegasnya.
 
ADA YANG DIZALIMI
 
Ketika ketiga pasangan berceloteh tentang janji-janji mereka, sorak-sorai, tepuk tangan, hingga gelak tawa jadi ekspresi para penonton. Hal menarik tampak ketika giliran Farid-Sofyan Alex yang maju. Mereka tampak kompak meski diboikot para anggota DPRD Kaltim dari fraksi PDI Perjuangan (PDIP), yang mestinya jadi pendukung mereka.
 
Hanya dua kader PDIP yang datang. “Kami tidak memerintahkan anggota DPRD dari PDI Perjuangan tidak hadir di rapat paripurna. Tapi kami memerintahkan walk out ketika cawagub pasangan tersebut memaparkan visi-misi,” ujarnya. Dodi juga tidak menyebut nama Aji Sofyan Alex, dia berulang kali menyebut “cawagub yang tidak direstui partai”. Menanggapi aksi tersebut Sofyan menjawab santai.
 
Menurutnya, dia tak masalah jika PDI Perjuangan tidak sepakat dengan pengusungannya. “Tapi bukan begitu caranya, terlihat sekali tidak berjiwa besar. Ini acara KPU (Komisi Pemilihan Umum, Red) berarti mereka tidak menghargai KPU,” ujarnya. Sofyan mengaku ikhlas menerima segala perlakuan kepada dirinya. “Banyak yang bilang saya dizalimi, doa orang yang dizalimi kan terkabul ya. Jadi saya tetap menjaga semangat.
 
Tangan Tuhan itu bekerja,” ujarnya. Meski begitu, timses pasangan nomor dua ini kompak. Jargon yang disebutkan timses senada, tepuk tangan kuat seragam, dan teriakan sahut menyahut tertata. Berbeda respons ketika nama pasangan calon nomor satu disebutkan master of ceremony (MC). Ketika nama pasangan AFI-Mukmin disebut, timsesnya merespons datar. Sekadar tepuk tangan, tak ada teriakan. Sementara timses pasangan Imdaad Hamid-Ipong Muchlissoni bersorak-sorai namun banyak tak kompak.

>>Kaltim Post

Semakin Bersemangat Melawan Kezaliman




    Pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim 2013-2018 H Farid Wadjdy – H Aji Sofyan Alex dinilai berhasil tampil sebagai “bintang” dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Visi-Misi di DPRD Kaltim, akhir pekan (24/8) lalu.

Dengan bahasa lugas namun tenang, pasangan nomor urut 2 tersebut menegaskan mereka takkan melanjutkan penderitaan masyarakat Kaltim selama ini.

“Kami tidak melanjutkan kesulitan air bersih, kurang listrik, pengangguran, dan megaproyek yang minim manfaat serta tidak cepat dirasakan masyarakat,” terang Farid.

Berbagai media massa di Kaltim mengulas show Farid-Sofyan itu jauh lebih menarik dan “langsung bikin seisi gedung dewan kaget.” Selain itu, “timses pasangan nomor dua ini kompak. Jargon yang disebutkan timses senada, tepuk tangan kuat seragam, dan teriakan sahut-menyahut tertata”.

Kepada insan pers di kawasan Sempaja, Samarinda, kemarin (25/8), Farid menyebut momentum visi-misi yang disiarkan langsung ke seluruh Kaltim ini cukup membangkitkan semangat para relawan.

“SMS yang masuk ke saya luar-biasa, jumlahnya ribuan, dan 99 persen bernada positif. Jumlah kunjungan ke blogspot kami juga meningkat hingga 1.200 klik,” kata Farid. “Kawan-kawan di daerah sampai bikin nobar (nonton bareng, Red),” tambahnya.

Ini ditindaklanjuti dengan pendekatan kampanye ke pelosok. Kemarin, Farid-Sofyan mengunjungi beberapa titik di Samarinda. Mulai dari Tanah Merah, menggelar jalan sehat di dua kelurahan sekaligus, hingga blusukan ke pasar.

Meski begitu, karena padatnya jadwal kampanye dan luas wilayah Kaltim yang harus dikunjungi, Farid dan Sofyan sepakat “tidak bersama”. Maksudnya, mereka bertandang ke wilayah berbeda. Dan sejauh ini hasilnya cukup positif, di mana masyarakat semakin mengapresiasi pasangan ini.

Salah seorang wartawan kemarin menanyakan sikap Farid soal porsi pemberitaan komersial (advertorial) milik Pemprov Kaltim di berbagai media. Di mana Farid, yang notabene wakil gubernur (wagub), dinilai telah dizalimi mengingat advertorial itu dibiayai uang negara (APBD) namun cenderung hanya menonjolkan figur tertentu.

“Dari pemberitaan itu saya coba menyikapi positif,” kata Farid, tenang. “Kita serahkan kepada masyarakat yang tentu sudah sangat cerdas dalam melihat dan menerjemahkan sebuah pemberitaan,” sambungnya.

Hanya, Farid berharap bagian humas Pemprov juga bisa menakar dalam kolom pemberitaan. “Sebab, kalau mereka mampu menyeimbangkan, sebetulnya akan menyelamatkan pimpinannya sendiri. Jangan sampai ikut arus. Tapi saya melihat itu positif saja. Meski, handphone saya sendiri hampir error, masyarakat rupanya juga mencermati itu. Memang, mereka melihat ada semacam perlakuan tak adil,” beber Farid, yang dalam jumpa pers kemarin didampingi pasangannya, Aji Sofyan Alex, dan Ketua DPW PPP Kaltim H Rusman Yaqub.

Farid Wadjdy lantas menyitir kisah Khalid bin Walid, seorang panglima tentara Islam yang tak terkalahkan. Namun, Khalid malah dipecat oleh khalifah saat itu, Umar bin Khattab. “Pendukungnya minta memberontak, tapi Khalid melarang. Ucapan beliau ‘Saya berperang dan meraih kemenangan bukan karena Umar, melainkan Allah’,” jelasnya.

“Kalau kita bekerja bukan karena manusia, insya Allah, takkan kecewa dalam situasi apapun,” tambah Farid pula.

Rusman Yaqub juga mengklarifikasi isu sesat bahwa pencalonan Farid-Sofyan adalah “pesanan”. Menurut dia, isu ini didorong sebagai bagian dari ketakutan pihak lain.

“Tapi kami sendiri dari awal berkomitmen tidak ingin melakukan black campaign. Insya Allah, pasangan ini tak mampu dihentikan manusia, kecuali Allah,” tegasnya.

Bagaimana soal pembiayaan? Rusman menyebut, sebagai pasangan yang lahir dari akar rumput, pendanaan Farid-Sofyan adalah berkat partisipasi seluruh pendukung. “Kami istilahkan bantuan dari hasil salawatan orang-orang yang punya komitmen memperbaiki Kaltim ke depan,” tandasnya.
 
>>Kaltim Post

Kampanye Perdana, Imdaad Hamid Pilih Blusukan

http://gerbangkaltim.com/wp-content/uploads/2013/08/imdaad-3.jpg


     Metode "blusukan" dipilih oleh Calon Gubernur Imdaad Hamid saat memperoleh kesempatan melaksanakan kampanye perdana secara terbuka, Minggu (25/8).


Tanpa didampingi oleh pasangannya, Ipong Muchlisoni, Imdaad memulai kampaye terbuka dengan menyapa masyarakat yang tengah berolahraga di kawasan lapangan Merdeka.
Sejak pukul 07.00 pagi, mantan Walikota Balikpapan itu bersama tim yang menemaninya menyalami satu persatu warga yang tengah berolahraga dikawasan car free day tersebut.
Puas berkeliling selama kurang lebih 1 jam, Imdaad kemudian bergerak menuju wilayah barat Balikpapan, kali ini tujuannya adalah pasar Pandan Sari yang merupakan pasar induk terbesar di Balikpapan.
 
 http://kaltim.tribunnews.com/foto/berita/2013/8/26/Imdaad_Hamid_Saat_Berbincang_Di_Salah_Satu_Warung_Kopi_di_Jl_Pandan_Barat_JANUAR.jpg
 
 
    Namun sebelum menuju tempat kampanye itu ia dan timnya memutuskan untuk terlebih dahulu mengisi perut di warung kopi Udin yang terletak di Jl Pandan Barat.
Usai dari pasar Pandsasari, rute "blusukan" Imdaad Hamid kembali dilakukan di warung kopi, kali ini warung Sudi Mampir yang ada di kawasan Muara Rapak menjadi tujuannya.
Sempat melanjutkan kampanye di dearah Km 15, usai beristirahat dikediaman pribadinya, pukul 13.00 ia kembali melanjutkan jatah kampanyenya ke komunitas masyarakat Toraja di Kelurahan Gunung Sari Ilir.
Selain berapa tempat yang telah dikunjungi itu, kampanye Imdaad kemarin ditutup dengan mengujungi pasar Sepinggan dan perkampungan warga di wilayah Manggar.

>>Kaltim Post