Kamis, 29 Agustus 2013
Iran Tidak Akan Biarkan Barat Serang Suriah
Pemerintah Iran menegaskan
mereka tidak akan membiarkan Barat melancarkan serangannya ke Suriah.
Presiden Iran Hassan Rohani mengatakan, Iran akan melakukan segala upaya
mencegah agresi militer terhadap rezim Bashar al-Assad yang mereka
dukung.
Jika Barat Menyerang Suriah
Sekitar 6.000 warga Suriah berbondong-bondong melintasi perbatasan Masnaa, Lebanon, Rabu waktu setempat. Jumlah ini berkali-kali lipat lebih banyak ketimbang sebelum penyerangan senjata kimia pekan lalu di wilayah Ghouta, pinggiran Damaskus.
Di hari
normal, biasanya hanya sekitar 500 sampai 1.000 pengungsi Suriah datang
ke Lebanon, tergantung intensitas dan luas area pertempuran, seperti
dilansir CBS News, Kamis 29 Agustus 2013. Sekitar 2.000 orang menyeberang dari Lebanon ke Suriah, mengevakuasi keluarga mereka dari zona tempur.
Selain
takut jadi sasaran senjata kimia rezim Bashar al-Assad, kali ini warga
Suriah eksodus lantaran khawatir akan serangan Barat. Salah satu dari
mereka adalah seorang wanita, sebut saja namanya Ummu Ahmad, 45, yang
menyeberang ke Lebanon bersama lima anaknya.
"Seakan
tidak cukup seluruh kekerasan dan pertempuran di negara ini, sekarang
Amerika ingin mengebom kami?" kata Ummu Ahmad yang enggan memberikan
nama aslinya demi keselamatan.
Dia
kini menjadi bagian dari dua juta rakyat Suriah yang tinggal di
pengungsian di negara-negara tetangga, seperti Turki, Yordania dan
Lebanon. Hidup mereka terkatung-katung, bahkan melarat. "Apa yang akan
kami lakukan di sini? Akan ke mana kami? Saya tidak tahu, tapi
setidaknya kami aman," kata Ummu Ahmad.
Ketakutan
yang sama tidak hanya dialami oleh rakyat Suriah. Pemerintah Israel
juga ikut ketar-ketir. Pasalnya, mereka kemungkinan akan kena getah
pertempuran antara Assad dan Barat.
Untuk
itulah Israel mempersiapkan warga sipilnya untuk menghadapi peperangan.
Kantor pos Israel ditugaskan mengirimkan masker gas ke lima juta atau
sekitar 60 persen dari populasi Israel, untuk mengantisipasi serangan
gas beracun. Selain itu, tentara juga ditarik ke dalam untuk melindungi
rakyat.
Ketegangan
semakin menjadi saat Presiden Barack Obama secara langsung mengatakan
bahwa serangan senjata kimia pekan lalu yang menewaskan 1.700 orang
adalah ulah rezim Assad. Dalam acara PBS Newshour, Obama mengatakan bahwa dia menyangsikan tuduhan Assad kepada pasukan oposisi.
"Kami
tidak percaya, dengan sistem peluncuran yang menggunakan roket, tentara
oposisi mampu melakukannya. Kami menyimpulkan bahwa adalah pemerintah
Suriah yang telah melakukan aksi keji ini," ujar Obama.
Wakil Presiden AS Joe Biden juga dengan lantang menegaskan "tidak diragukan lagi" Assad menggunakan senjata kimia.
Tuduhan
terhadap rezim Assad juga datang dari NATO dan Liga Arab yang
mengatakan bahwa Suriah menimbun senjata kimia. "Penggunaan senjata ini
tidak bisa diterima dan tidak bisa dibiarkan. Mereka yang bertanggung
jawab harus diadili. Kami menganggap penggunaan senjata kimia adalah
ancaman pada perdamaian dan keamanan internasional," ujar NATO dalam
pernyataannya.
Upaya
menghentikan kekerasan Assad di Suriah melalui Dewan Keamanan PBB juga
masih buntu. Rancangan resolusi tindakan militer yang diajukan Inggris
tidak mencapai mufakat di DK PBB, terutama karena sekali lagi dijegal
Rusia dan China.
Menteri
Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa resolusi yang diajukan
Inggris terlalu prematur. Menurut dia, DK PBB masih harus menunggu
laporan dari tim investigasi PBB di Suriah yang telah mengambil sampel
dari lokasi insiden senjata kimia.
Obama
mengatakan bahwa dia belum mengeluarkan keputusan apapun soal serangan
terhadap Suriah. Namun, empat kapal perang AS telah siaga di Laut
Mediterania, siap menunggu perintah serang. Begitu pula dengan Inggris
dan Prancis. Mereka bersikeras, serangan bisa dilakukan walaupun tanpa
restu DK PBB.
"Apakah mungkin merespons serangan senjata kimia tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB? Saya katakan: bisa," Hague menegaskan.
Jika diserang
Menurut
para analis, jika memang diserang, Suriah akan menghindari pertempuran
langsung dengan AS dan hanya akan menerima hantaman roket, selama
serangan itu tidak mengganggu pusat pemerintahannya.
Lagipula,
serangan AS nanti dianggap tidak akan memakan waktu lama. Seperti
disampaikan berbagai sumber di Gedung Putih, serangan itu bukan untuk
menggulingkan Assad, hanya menghukum saja. Diperkirakan, AS hanya akan
memborbardir Suriah selama tiga hari.
"Saya
kira kalkulasinya adalah, 'Mari merunduk, terima saja serangan yang
terbatas dan bertempur di lain hari,'" kata Shawn Brimley, ahli
pertahanan dari Center for a New American Security, sebagaimana
diberitakan Reuters.
"Saya
justru akan terkejut jika Assad coba menyerang balik, karena itu malah
hanya akan memperparah serangan AS," lanjut Brimley, yang juga anggota
Dewan Keamanan Nasional Obama.
Namun
yang jadi masalah adalah sekutu-sekutu dekat Suriah, seperti Iran dan
Hizbullah. Pengamat mengatakan Suriah memang menghindari pertempuran
langsung dengan AS. Namun, Assad dan sekutunya bisa menyerang
negara-negara tetangga mitra AS di kawasan, seperti Israel, Yordania
atau Turki. Pengamat menyebutnya "reaksi asimetris".
Baik
Suriah dan Iran memang memiliki kapasitas militer yang tidak bisa
dianggap enteng. Itulah sebabnya, Barat lebih memilih menyerang dari
jarak jauh ketimbang masuk ke wilayah darat atau udara Suriah.
Kedua
negara, Suriah dan Iran, memiliki rudal balistik yang bisa menjangkau
Israel, Turki dan Yordania. Belum lagi jika dibantu pasukan Syiah
Hizbullah dari Lebanon yang dibekingi Iran. Dengan puluhan ribu roket
jarak dekatnya, Hizbullah bisa menyerang hingga pusat kota Israel.
Bantuan
dari Iran ini sudah bisa dipastikan. Presiden Hassan Rohani dalam
percakapannya dengan Presiden Vladimir Putin seperti diberitakan Press TV mengatakan Iran akan mengupayakan segala cara untuk mencegah serangan Barat ke Suriah.
"Aksi
militer akan memiliki dampak yang besar terhadap kawasan. Penting sekali
untuk menerapkan seluruh upaya untuk mencegahnya," kata Rohani.
Pernyataan
jauh lebih keras disampaikan Panglima Militer Iran, Hassan Firouzabadi,
Rabu lalu. Dia mengancam bahwa "setiap serangan ke Suriah, berarti juga
membumihanguskan Israel."
Iran
diprediksi akan memegang kata-katanya. Namun pengamat menyangsikan Iran
akan melakukan serangan langsung terhadap Israel. Pasalnya, serangan ke
Israel akan mencoreng citra Rohani yang berjanji meningkatkan hubungan
luar negeri Iran.
Hayat
Alvi, dosen studi Timur Tengah di U.S. Naval War College mengatakan,
Iran kemungkinan akan menggunakan tangan Hizbullah untuk pekerjaan kotor
ini. "Serangan Hizbullah ke Israel sangat mungkin, dan banyak yang
berspekulasi soal perang Hizbullah-Israel lainnya di Lebanon," kata
Alvi.
Hal ini
sebelumnya telah disampaikan oleh pemuka Syiah pro-Hizbullah di
Lebanon, Syeikh Afif Nabulsi. "Setiap serangan AS terhadap Suriah akan
dibalas dengan keras pada kepentingan-kepentingan AS di kawasan dan
Israel secara langsung," ujarnya seperti dilansir Daily Star.
Selain
negara-negara di kawasan, yang bisa menjadi korban serangan asimetris
ini adalah warga Suriah. Serangan terutama akan dilakukan oleh Hizbullah
yang telah menurunkan ribuan tentaranya ke wilayah Suriah.
"Hizbullah
kemungkinan akan merespons serangan AS dengan menyerukan semua operasi
di lapangan yang merencanakan serangan dan pembunuhan, untuk
mempercepatnya," kata Matthew Levitt, pakar terorisme dari The
Washington Institute for Near East Policy, yang akan meluncurkan buku
tentang Hizbullah pekan depan.
"Iran, Suriah dan Hizbullah semuanya cenderung melakukan serangan asimetris," kata Levitt.
Selain
itu, konflik ini berpeluang meluas jika Iran mengerahkan kelompok
militan Syiah yang didukungnya di Irak. Menurut pejabat AS yang
berpengalaman di Timur Tengah, selama ini militan Syiah di Irak belum
bergerak menanggapi serangan yang dilakukan kelompok militan Islam.
"Masih
ada militan di Irak yang kemungkinan besar akan merespons jika ditekan
Iran. Ini yang menjadi keprihatinan dan menganggu pikiran semua orang,"
kata pejabat yang enggan disebut namanya ini.
Selain
itu, serangan tidak hanya dilakukan di ranah pertempuran militer. Alvi
memperkirakan, saling serang juga akan terjadi di dunia maya alias
siber. "Iran dan Suriah bisa mengincar infrastruktur siber tentara
koalisi dan target-target potensial lainnya. Mereka terbukti cukup
mumpuni di bidang ini," kata Alvi.
>>Vivanews
>>Vivanews
6 Bus Rombongan The Jakmania Dirusak Suporter Persib Bandung
The Jakmania -sebutan suporter Persija Jakarta- kembali harus membayar mahal atas loyalitasnya terhadap klub yang didirikan pada 28 November 1928 tersebut.
Memberikan dukungan kepada klub kebanggaannya ketika lawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8), justru kerugian materi dan moril yang didapat.
"Ketika pulang menuju Jakarta, bus rombongan kami diserang secara mendadak oleh suporter Persib Bandung. Akibatnya, 6 bus rusak sangat parah dan banyak korban luka berat hingga ringan," kata Muhammad Larico Ranggamone, Ketua Umum The Jakmania.
"Serangan terjadi mulai dari Subang sampai Simpang Jomin, arah Gerbang Tol Cikampek, Cikopo. Kami melihat, hal tersebut benar-benar direncanakan secara matang. Mereka begitu niat menyerang kami," sambungnya.
Kedua tim, pun harus puas berbagi gol 1-1. Gol bagi Macan Kemayoran- julukan Persija Jakarta, dicetak M Ilham pada menit ke-12. Sementara Persib melalui Sergio van Dijk pada menit ke-72.
Dengan tambahan satu poin, tim besutan Benny Dollo tersebut harus berjuang ekstra untuk mendongkrak posisinya di klasemen sementara ISL. Macan Kemayoran kini berada di posisi kesepuluh dan menyisakan tiga laga lagi serta bersaing ketat dengan Gresik United, Persisam Putra Samarinda jika ingin finis di posisi delapan.
Persija juga wajib mewaspadai tim yang berada di bawahnya seperti Persita Tangerang dan Pelita Bandung Raya (PBR).
>>BolaNews
Senin, 26 Agustus 2013
Lolos Seleksi Capres Demokrat, Ini Kata Isran Noor
Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, Isran Noor meminta restu dan dukungan rakyat Kutai Timur, sebab ia dipastikan menjadi salah satu peserta mengikuti konvensi capres dan calon wakil presiden (cawapres) Partai Demokrat pada Pilpres 2014.
"Alhamdulillah saya sudah dihubungi DPP PD sebagai peserta konvensi capres dan cawapres dari Partai Demokrat. Saya mohon restu doa dan dukungannya karena mungkin tahun 2014 saya akan tinggalkan Kutai Timur," kata Isran Noor, Selasa (20/8).
Pernyataan tersebut dikatakan Bupati Kabupaten Kutai Timur itu saat memberikan sambutan pada acara lepas sambut Komandan Kodim 0909/SGT dari Letkol Inf Husni Mubarak ke Letkol Inf Andi Gunawan di gedung serba guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Selasa malam.
Di depan para pejabat Pemkab dan anggota DPRD serta ratusan tokoh masyarakat dan pemuka adat, Isran Noor mengatakan, kabar kepastikan dirinya lolos sebagai salah satu peserta capres dan cawapres Partai Demokrat tahun 2014 melalui petinggi DPP Partai Demokrat.
Dua petinggi panitia konvensi dan dari DPP Partai Demokrat yang datang dan menghubungi saya lolos seleksi konvensi capres dan cawapres, Charis Rully dan Amir Syamsudin yang juga Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia (HAM)?ujar Isran yang mendapat aplaus ratusan hadirin.
Isran Noor yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), mengungkapkan, kedua petinggi tersebut datang dan menghubungi dirinya agar bersedia masuk sebagai salah satu peserta konvensi. Ini merupakan penghargaan saya dan saya akan mengikuti semua prosesi dan seluruh tahapan-tahapannya.
Sebagai salah peserta konvensi capres dan cawapres, tentu dirinya akan semakin sibuk dan banyak berada di Jakarta. Namun tugas-tugas utamanya sebagai bupati Kutai Timur tidak akan terganggu dan akan berjalan seperti biasa. "Untuk beberapa bulan kedepan kesibukan saya akan meningkat dengan konvensi capres dan cawapres, tapi saya tidak meninggalkan tugas utama sebagai bupati," ujarnya.
Isran Noor juga menyatakan kesediannya dan kesiapannya untuk menjalani tahapan prakonvensi (pre-session) untuk berkenalan dan tanya jawab komite konvensi dengan semua calon peserta.
>>Republika
Farid Berani “Jewer” Awang Faroek
Serunya Obral Janji saat Penyampaian Visi-Misi Calon Gubernur Kaltim

Untuk pertama kalinya, Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy yang selalu terlihat harmonis dengan sang gubernur Awang Faroek Ishak, berani melawan. Farid menyebut proyek multiyears yang selama ini digagas dan begitu dibanggakan Awang Faroek sebagai proyek yang minim manfaat. Ini jadi konsumsi publik ketika terbeber dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Visi-Misi Sabtu (24/8) kemarin.
Untuk pertama kalinya, Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy yang selalu terlihat harmonis dengan sang gubernur Awang Faroek Ishak, berani melawan. Farid menyebut proyek multiyears yang selama ini digagas dan begitu dibanggakan Awang Faroek sebagai proyek yang minim manfaat. Ini jadi konsumsi publik ketika terbeber dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Visi-Misi Sabtu (24/8) kemarin.
Dalam momen ini, ketiga pasangan calon sesuai nomor urut yakni Awang
Faroek-Mukmin Faisyal, Farid Wadjdy-Aji Sofyan Alex dan Imdaad
Hamid-Ipong Muchlissoni, memang diberi kesempatan untuk memaparkan apa
saja visi-misi mereka dalam pembangunan Kaltim 5 tahun ke depan di depan
para anggota DPRD Kaltim. Komentar pedas namun tenang dari Farid,
langsung bikin seisi gedung dewan kaget.
“Kami tidak melanjutkan penderitaan masyarakat Kaltim. Kami tidak
melanjutkan kesulitan air bersih, kurang listrik, pengangguran, dan
megaproyek yang minim manfaatnya serta tidak cepat dirasakan masyarakat
Kaltim,” cetusnya saat pemaparan, “menjewer” telak program-program Awang
Faroek. Sindiran itu langsung dilanjutkan Farid dengan program yang
menarik.
Pasangan nomor dua ini ingin Kaltim mandiri dan sejahtera. Misinya
terkonsentrasi di bidang bisnis. Mencontoh negara-negara maju seperti
Korea Selatan, Tiongkok, dan Singapura. Menurut mereka, untuk menjadi
negara maju setidaknya Kaltim perlu menyumbang 86.000 entrepreneur baru.
“Jumlah tersebut dua persen dari jumlah penduduk Kaltim.
Bila kita ingin makmur, katakanlah dalam jangka waktu 5 tahun ini, maka
Kaltim harus mencetak 17.200 wirausahawan per tahun,” terangnya. Farid
menyebut, jika mereka memimpin nanti, sudah siap dengan program-program
yang menargetkan tumbuhnya wirausahawan mandiri. Target lain berupa 100
inkubator bisnis di Kaltim yang terkoneksi dengan universitas.
Selama pemaparan, Farid tampak berkolaborasi, bergantian dengan
wakilnya, Sofyan Alex. Ini jauh berbeda bila dibandingkan dengan
pasangan nomor urut 1, AFI-Mukmin, yang semua pemaparannya diucapkan
oleh AFI. Dalam penyampaiannya, Faroek memaparkan visi dan misi dengan
melanjutkan berbagai megaproyeknya. Juga konsentrasi dengan Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK).
Tetap mengucurkan beasiswa untuk 50 ribu pelajar per tahun.
Meningkatkan kesediaan pangan melalui konsentrasi pembangunan food
estate. Yang terakhir, pasangan nomor urut tiga Imdaad-Ipong. Mereka
menampilkan sesuatu yang beda, gaya pemaparannya lebih mirip orasi
ketimbang membaca materi. Apalagi ketika Ipong memaparkan visi-misi
dengan suara serak-basahnya.
“Kita tahu jalan rusak antarkabupaten/kota sangat dikeluhkan. Bukan
hanya masyarakat tapi pejabat juga mengeluhkan kondisi ini. Transportasi
akan jadi hal yang pertama kali dibereskan,” ujar Ipong usai rapat
paripurna.
Selain itu, lanjutnya, pekerjaan rumah besar yaitu memanfaatkan lahan
bekas tambang. Ipong berpendapat, potensi besar di lahan bekas tambang
tapi tidak dilirik. Begitu pula dengan potensi wisata di Kaltim.
Sementara Imdaad menekankan jatah dari pusat yang harusnya diterima
Kaltim. “Kita tahu Kaltim merupakan provinsi terkaya tapi kenapa jalan
masih rusak, listrik kurang, juga pengangguran yang jumlahnya tinggi,”
tegasnya.
ADA YANG DIZALIMI
Ketika ketiga pasangan berceloteh tentang janji-janji mereka,
sorak-sorai, tepuk tangan, hingga gelak tawa jadi ekspresi para
penonton. Hal menarik tampak ketika giliran Farid-Sofyan Alex yang maju.
Mereka tampak kompak meski diboikot para anggota DPRD Kaltim dari
fraksi PDI Perjuangan (PDIP), yang mestinya jadi pendukung mereka.
Hanya dua kader PDIP yang datang. “Kami tidak memerintahkan anggota
DPRD dari PDI Perjuangan tidak hadir di rapat paripurna. Tapi kami
memerintahkan walk out ketika cawagub pasangan tersebut memaparkan
visi-misi,” ujarnya. Dodi juga tidak menyebut nama Aji Sofyan Alex, dia
berulang kali menyebut “cawagub yang tidak direstui partai”. Menanggapi
aksi tersebut Sofyan menjawab santai.
Menurutnya, dia tak masalah jika PDI Perjuangan tidak sepakat dengan
pengusungannya. “Tapi bukan begitu caranya, terlihat sekali tidak
berjiwa besar. Ini acara KPU (Komisi Pemilihan Umum, Red) berarti mereka
tidak menghargai KPU,” ujarnya. Sofyan mengaku ikhlas menerima segala
perlakuan kepada dirinya. “Banyak yang bilang saya dizalimi, doa orang
yang dizalimi kan terkabul ya. Jadi saya tetap menjaga semangat.
Tangan Tuhan itu bekerja,” ujarnya. Meski begitu, timses pasangan nomor
dua ini kompak. Jargon yang disebutkan timses senada, tepuk tangan kuat
seragam, dan teriakan sahut menyahut tertata. Berbeda respons ketika
nama pasangan calon nomor satu disebutkan master of ceremony (MC).
Ketika nama pasangan AFI-Mukmin disebut, timsesnya merespons datar.
Sekadar tepuk tangan, tak ada teriakan. Sementara timses pasangan Imdaad
Hamid-Ipong Muchlissoni bersorak-sorai namun banyak tak kompak.
>>Kaltim Post
Semakin Bersemangat Melawan Kezaliman
Pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim 2013-2018 H Farid Wadjdy – H Aji Sofyan Alex dinilai berhasil tampil sebagai “bintang” dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Visi-Misi di DPRD Kaltim, akhir pekan (24/8) lalu.
Dengan bahasa lugas namun tenang, pasangan nomor urut 2 tersebut menegaskan mereka takkan melanjutkan penderitaan masyarakat Kaltim selama ini.
“Kami tidak melanjutkan kesulitan air bersih, kurang listrik, pengangguran, dan megaproyek yang minim manfaat serta tidak cepat dirasakan masyarakat,” terang Farid.
Berbagai media massa di Kaltim mengulas show Farid-Sofyan itu jauh lebih menarik dan “langsung bikin seisi gedung dewan kaget.” Selain itu, “timses pasangan nomor dua ini kompak. Jargon yang disebutkan timses senada, tepuk tangan kuat seragam, dan teriakan sahut-menyahut tertata”.
Kepada insan pers di kawasan Sempaja, Samarinda, kemarin (25/8), Farid menyebut momentum visi-misi yang disiarkan langsung ke seluruh Kaltim ini cukup membangkitkan semangat para relawan.
“SMS yang masuk ke saya luar-biasa, jumlahnya ribuan, dan 99 persen bernada positif. Jumlah kunjungan ke blogspot kami juga meningkat hingga 1.200 klik,” kata Farid. “Kawan-kawan di daerah sampai bikin nobar (nonton bareng, Red),” tambahnya.
Ini ditindaklanjuti dengan pendekatan kampanye ke pelosok. Kemarin, Farid-Sofyan mengunjungi beberapa titik di Samarinda. Mulai dari Tanah Merah, menggelar jalan sehat di dua kelurahan sekaligus, hingga blusukan ke pasar.
Meski begitu, karena padatnya jadwal kampanye dan luas wilayah Kaltim yang harus dikunjungi, Farid dan Sofyan sepakat “tidak bersama”. Maksudnya, mereka bertandang ke wilayah berbeda. Dan sejauh ini hasilnya cukup positif, di mana masyarakat semakin mengapresiasi pasangan ini.
Salah seorang wartawan kemarin menanyakan sikap Farid soal porsi pemberitaan komersial (advertorial) milik Pemprov Kaltim di berbagai media. Di mana Farid, yang notabene wakil gubernur (wagub), dinilai telah dizalimi mengingat advertorial itu dibiayai uang negara (APBD) namun cenderung hanya menonjolkan figur tertentu.
“Dari pemberitaan itu saya coba menyikapi positif,” kata Farid, tenang. “Kita serahkan kepada masyarakat yang tentu sudah sangat cerdas dalam melihat dan menerjemahkan sebuah pemberitaan,” sambungnya.
Hanya, Farid berharap bagian humas Pemprov juga bisa menakar dalam kolom pemberitaan. “Sebab, kalau mereka mampu menyeimbangkan, sebetulnya akan menyelamatkan pimpinannya sendiri. Jangan sampai ikut arus. Tapi saya melihat itu positif saja. Meski, handphone saya sendiri hampir error, masyarakat rupanya juga mencermati itu. Memang, mereka melihat ada semacam perlakuan tak adil,” beber Farid, yang dalam jumpa pers kemarin didampingi pasangannya, Aji Sofyan Alex, dan Ketua DPW PPP Kaltim H Rusman Yaqub.
Farid Wadjdy lantas menyitir kisah Khalid bin Walid, seorang panglima tentara Islam yang tak terkalahkan. Namun, Khalid malah dipecat oleh khalifah saat itu, Umar bin Khattab. “Pendukungnya minta memberontak, tapi Khalid melarang. Ucapan beliau ‘Saya berperang dan meraih kemenangan bukan karena Umar, melainkan Allah’,” jelasnya.
“Kalau kita bekerja bukan karena manusia, insya Allah, takkan kecewa dalam situasi apapun,” tambah Farid pula.
Rusman Yaqub juga mengklarifikasi isu sesat bahwa pencalonan Farid-Sofyan adalah “pesanan”. Menurut dia, isu ini didorong sebagai bagian dari ketakutan pihak lain.
“Tapi kami sendiri dari awal berkomitmen tidak ingin melakukan black campaign. Insya Allah, pasangan ini tak mampu dihentikan manusia, kecuali Allah,” tegasnya.
Bagaimana soal pembiayaan? Rusman menyebut, sebagai pasangan yang lahir dari akar rumput, pendanaan Farid-Sofyan adalah berkat partisipasi seluruh pendukung. “Kami istilahkan bantuan dari hasil salawatan orang-orang yang punya komitmen memperbaiki Kaltim ke depan,” tandasnya.
>>Kaltim Post
Kampanye Perdana, Imdaad Hamid Pilih Blusukan
Metode "blusukan" dipilih oleh Calon Gubernur Imdaad Hamid saat memperoleh kesempatan melaksanakan kampanye perdana secara terbuka, Minggu (25/8).
Tanpa didampingi oleh pasangannya, Ipong Muchlisoni, Imdaad memulai kampaye terbuka dengan menyapa masyarakat yang tengah berolahraga di kawasan lapangan Merdeka.
Sejak pukul 07.00 pagi, mantan Walikota Balikpapan itu bersama tim
yang menemaninya menyalami satu persatu warga yang tengah berolahraga
dikawasan car free day tersebut.
Puas
berkeliling selama kurang lebih 1 jam, Imdaad kemudian bergerak menuju
wilayah barat Balikpapan, kali ini tujuannya adalah pasar Pandan Sari
yang merupakan pasar induk terbesar di Balikpapan.
Namun
sebelum menuju tempat kampanye itu ia dan timnya memutuskan untuk
terlebih dahulu mengisi perut di warung kopi Udin yang terletak di Jl
Pandan Barat.
Usai
dari pasar Pandsasari, rute "blusukan" Imdaad Hamid kembali dilakukan
di warung kopi, kali ini warung Sudi Mampir yang ada di kawasan Muara
Rapak menjadi tujuannya.
Sempat
melanjutkan kampanye di dearah Km 15, usai beristirahat dikediaman
pribadinya, pukul 13.00 ia kembali melanjutkan jatah kampanyenya ke
komunitas masyarakat Toraja di Kelurahan Gunung Sari Ilir.
Selain
berapa tempat yang telah dikunjungi itu, kampanye Imdaad kemarin
ditutup dengan mengujungi pasar Sepinggan dan perkampungan warga di
wilayah Manggar.
>>Kaltim Post
>>Kaltim Post
Langganan:
Postingan (Atom)